Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWS

Antrean Panjang Truk Mengular di SPBU 7490882 Lalabata Soppeng, Maraknya Pembelian Solar Menggunakan Jerigen Tuai Sorotan

14
×

Antrean Panjang Truk Mengular di SPBU 7490882 Lalabata Soppeng, Maraknya Pembelian Solar Menggunakan Jerigen Tuai Sorotan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SOPPENG, 13 Oktober 2026, CENTERINVESTIGASI.ID — Antrean panjang armada kendaraan roda empat jenis truk angkutan barang dan logistik mengular hingga memakan bahu jalan di sekitar kawasan SPBU Pertamina 74.908.82 Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Selasa (13/10/2026). Minimnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi memicu kemacetan serta mengganggu aktivitas ekonomi para sopir angkutan.

Berdasarkan hasil pemantauan dan dokumentasi visual di lokasi, belasan hingga puluhan deretan truk, termasuk kendaraan pengangkut material, terlihat parkir berjejer di sepanjang jalan menuju area SPBU. Tidak sedikit sopir yang mengaku terpaksa menginap di dalam armada mereka demi mendapatkan jatah BBM bersubsidi.

Example 300×600

Salah seorang sopir truk yang ditemui di lokasi antrean mengungkapkan keluh kesahnya akibat lamanya waktu tunggu yang tidak sebanding dengan ketersediaan BBM.

“Saya sudah dua hari mengantre di sini hanya untuk mendapatkan Solar. Tapi ujung-ujungnya tetap tidak kebagian karena stoknya terbatas dan cepat sekali habis,” ujarnya penuh kekecewaan.

*Diduga Marak Praktik Pengisian Jerigen Saat Musim Kemarau*

Di tengah sulitnya para pengemudi mendapatkan pasokan BBM, temuan langsung di area dispenser pompa BBM SPBU Lalabata justru memperlihatkan maraknya aktivitas pengisian Solar menggunakan puluhan jerigen plastik berkapasitas besar.

Praktik ini diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu cepat habisnya kuota Solar bersubsidi untuk kendaraan umum.

Kondisi tersebut menuai kritikan keras dari para pengemudi truk yang merasa haknya terabaikan. Mereka mempertanyakan urgensi dan legalitas pelayanan BBM jerigen dalam skala besar, mengingat aktivitas pertanian warga saat musim kemarau sedang menurun.

“Saat musim kemarau seperti sekarang ini, mayoritas aktivitas petani di sawah sedang senggang dan kebanyakan tidak mengolah lahan. Lalu, kenapa di SPBU masih sangat marak orang membeli Solar pakai jerigen dalam jumlah banyak? Ini yang patut dipertanyakan dan diusut,” tegas salah satu pengemudi armada logistik lainnya.

*Desak Pengawasan Aparat Penegak Hukum dan Pertamina*

Melihat kondisi tersebut, para pengguna jalan dan pengemudi mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH), Pertamina Sales Area Sulselbar, serta instansi pemerintah daerah setempat untuk turun tangan melakukan investigasi serta pengawasan secara transparan.

Para sopir meminta agar pelayanan prioritas dikembalikan kepada kendaraan angkutan umum dan logistik masyarakat demi kelancaran rantai pasok ekonomi daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 74.908.82 Lalabata maupun perwakilan Pertamina wilayah setempat masih diupayakan untuk dimintai konfirmasi resmi terkait kuota harian BBM serta SOP pelayanan jerigen di lokasi tersebut.

 

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250
Penulis: NurjayadiEditor: Redaksi
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *