Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSTNI - POLRI

Pasar Sentral Batu-Batu Soppeng Dilalap Api, Pedagang Kehilangan Harta dan Modal Usaha

630
×

Pasar Sentral Batu-Batu Soppeng Dilalap Api, Pedagang Kehilangan Harta dan Modal Usaha

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SOPPENG, Centerinvestigasi.id – Kebakaran hebat melanda Pasar Sentral Batu-Batu yang terletak di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.45 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan barang dagangan milik pedagang, dengan nilai kerugian materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat dari salah satu bangunan di bagian tengah pasar. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang tidak sempat menyelamatkan seluruh barang dagangan maupun harta benda yang tersimpan di dalam bangunan.

Example 300×600

Sebagian pedagang yang berada di lokasi berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih memungkinkan untuk dibawa keluar. Namun, cepatnya penyebaran api membuat proses penyelamatan berlangsung dalam situasi darurat.

Lima Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Untuk mengendalikan kebakaran, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran gabungan dari Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dikerahkan ke lokasi.

Personel TNI dan Polri turut bersiaga untuk membantu pengamanan di sekitar area kebakaran. Petugas juga mengatur arus lalu lintas dan menjaga akses jalan agar tetap terbuka sehingga kendaraan pemadam kebakaran dapat menjangkau titik api tanpa hambatan berarti.

Selain itu, aparat membantu menjaga ketertiban masyarakat, membatasi akses ke area berbahaya, serta mengawasi barang-barang yang berhasil diselamatkan warga. Dukungan petugas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penanganan kebakaran tersebut.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 22.29 WITA. Meski kobaran api telah berhasil dikendalikan, dampak kebakaran meninggalkan kerugian besar bagi para pedagang yang menggantungkan mata pencaharian mereka dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

Polisi Periksa Dugaan Unsur Kesengajaan

Dalam perkembangan penanganan perkara, beredar informasi bahwa kepolisian telah mengamankan seseorang berinisial S yang disebut-sebut mengaku sengaja membakar pasar tersebut.

Informasi awal yang diperoleh dari narasumber di lokasi juga menyebutkan adanya dugaan persoalan kondisi kejiwaan terhadap orang yang diamankan itu. Namun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi dari pihak berwenang, termasuk melalui pemeriksaan medis apabila diperlukan.

Hingga hasil pemeriksaan resmi disampaikan, dugaan keterlibatan maupun kondisi kesehatan orang yang diamankan tersebut perlu ditempatkan sebagai informasi awal yang belum dapat disimpulkan secara definitif.

Penyebab kebakaran, termasuk ada atau tidaknya unsur kesengajaan, masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan kepolisian. Asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati selama proses hukum berlangsung.

Pedagang Kehilangan Harta Benda

Di tengah peristiwa tersebut, para pedagang harus menghadapi kenyataan pahit akibat kehilangan barang dagangan dan harta benda yang selama ini menjadi penopang kehidupan mereka.

Salah satu kerugian yang disampaikan adalah milik Haji Nunu, pemilik salah satu ruko di kawasan pasar. Meski sebagian barang dagangannya berhasil diselamatkan, emas seberat 100 gram dan uang tunai sebesar Rp10 juta yang disimpan di dalam lemari dilaporkan tidak sempat dievakuasi dan hangus terbakar.

“Barang dagangan sebagian sempat keluar, tapi emas 100 gram dan uang Rp10 juta yang saya simpan di lemari tak sempat diambil, sudah ludes dimakan api,” ungkap Haji Nunu dengan nada sedih.

Peristiwa tersebut menjadi pukulan berat bagi para pedagang, terutama mereka yang kehilangan modal usaha, persediaan barang, serta harta benda dalam waktu singkat.

Pendataan Kerugian dan Penanganan Lanjutan

Hingga informasi ini disusun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Sementara itu, nilai total kerugian materiil masih memerlukan pendataan lebih lanjut dari pihak terkait untuk memperoleh angka yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penanganan pascakebakaran diharapkan mencakup pendataan bangunan dan barang yang terdampak, penelusuran penyebab kebakaran, serta koordinasi pemerintah daerah dengan instansi terkait guna mengetahui kebutuhan mendesak para pedagang yang kehilangan tempat usaha.

Bagi para pedagang Pasar Sentral Batu-Batu, kebakaran ini bukan sekadar kerusakan bangunan, melainkan juga ancaman terhadap keberlangsungan mata pencaharian keluarga mereka. Karena itu, penanganan yang cepat, transparan, dan terkoordinasi diperlukan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan penyebab kebakaran, identitas pihak yang diamankan, dan kondisi kesehatannya perlu diperbarui berdasarkan keterangan resmi kepolisian. Nilai kerugian keseluruhan juga masih perlu dikonfirmasi melalui pendataan pihak berwenang.

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *