Watansoppeng, Centerinvestigasi.id- ADAT adalah aturan (perbuatan) yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala, cara (kelakuan) yang sudah menjadi kebiasaan.
Adapun secara etimologi, kata adat asalnya dari bahasa Arab, adah yang berarti kebiasaan atau cara. Jadi, dapat diartikan bahwa adat ialah perbuatan yang berulang sehingga menjadi kebiasaan yang mesti dipatuhi masyarakat pada suatu lingkungan.
Ada pepatah mengatakan Lain Padang Lain Belalang, Lain Kampung, Lain pula adatnya. Inilah sebuah pepatah klasik yang menggambarkan, bahwa setiap daerah di Indonesia masing-masing memiliki tradisi yang berbeda-beda satu sama lain yang sudah tentu menambah khasanah budaya di Indonesia.

Salahsatunya adalah acara Tudang Sipulung (Duduk Bersama) Makan Tape, kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, khusus setiap pertengahan Bulan Suci Ramadhan.
Hal itu menjadi kebiasaan bagi Warga Kubba, mempunyai adat istiadat tersendiri, mereka melaksanakan suatu tradisi, Acara Tudang Sipulung Makan Tape , sebagaimana yang diadakan, pada Selasa Malam (26/03), di Salahsatu Rumah Warga Kubba, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan ( Sulsel).

Perayaan tersebut dihadiri oleh Ketua II Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Reformasi Nasional (DPP-SEPERNAS) yang juga sebagai Pimpinan Redaksi (PIMPRED) Center Investigasi, Rusmin didampingi oleh Nurjadi Tim Investigasi dan Reporting Media Online, Centerinvestigasi.id, bersama dengan Tokoh Masyarakat (TOMAS) dan turut diramaikan para Sopir Truk yang beraktifitas di Soppeng dan sekitarnya, bahkan ada yang dari luar kota Soppeng.

Menurut Rusmin, bahwa Kegiatan ini membuat suasana semakin akrab khusus kalangan para Sopir Truk, yang dulunya belum begitu kenal, sekarang terjalin hubungan yang erat antara satu sama lainnya. “Tuturnya.



















