Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
PENDIDIKAN - BUDAYA

PGRI Se-Kecamatan Baito Mengadakan Mogok Belajar Terkait Kasus Ibu Supiyani, S.Pd

249
×

PGRI Se-Kecamatan Baito Mengadakan Mogok Belajar Terkait Kasus Ibu Supiyani, S.Pd

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Konawe Selatan, Centerinvestigasi.id – Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada tanggal 20 Oktober 2024, para kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, sepakat untuk melakukan mogok belajar sebagai bentuk protes terhadap penahanan Ibu Supiyani, S.Pd, seorang guru di SD Negeri 4 Baito.

Keputusan mogok belajar ini akan dilaksanakan mulai hari Senin, 21 Oktober 2024, hingga ada keputusan terkait penangguhan penahanan Ibu Supiyani. Para kepala sekolah menyatakan bahwa mereka merasa perlu mengambil langkah ini untuk menunjukkan dukungan kepada kolega mereka dan menuntut keadilan.

Example 300×600

Dalam surat yang ditandatangani dengan nomor 420/13/PGRI/10/2014, mereka juga meminta agar siswa-siswa yang terlibat dalam kasus tersebut, baik yang bermasalah maupun yang menjadi saksi, dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Sekolah-sekolah di Kecamatan Baito menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima siswa-siswa tersebut hingga ada penyelesaian yang memadai.

“Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kronologis kasus yang dipaparkan oleh Kepala Sekolah SD Negeri 4 Baito. Kami menginginkan Ibu Supiyani bisa kembali ke sekolah,” ujar salah satu kepala sekolah yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Mogok belajar ini diharapkan dapat menarik perhatian pihak berwenang untuk segera menanggapi tuntutan mereka dan memberikan kejelasan mengenai situasi Ibu Supiyani. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Se-Kecamatan Baito berharap agar langkah ini bisa membawa keadilan dan pemulihan bagi semua pihak yang terlibat.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *