Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
KRIMINAL - KORUPSIPENDIDIKAN - BUDAYA

Proyek SDN 12 Biccuing Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Tegel

560
×

Proyek SDN 12 Biccuing Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Tegel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WatansoppengCenterinvestigasi.id
Proyek pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 12 Biccuing di Jalan Kayangan, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan sejumlah warga dan aktivis lembaga swadaya masyarakat.

0-0x0-0-0#

Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2024 tersebut tercatat memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.470.664.490,-. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Aditya Gusal Perdana dan diawasi oleh PT. Bias Monarchy Konsultan, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender, terhitung sejak 29 Juli hingga 25 Desember 2024.

Example 300×600

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pemasangan tegel pada salah satu bangunan sekolah memunculkan tanda tanya. Warna tegel tampak tidak seragam—sebagian putih cerah, lainnya putih keabu-abuan. Beberapa warga menyebut kualitas tegel baru justru lebih rendah dibandingkan tegel lama yang diganti.

Ketua DPD LSM-BPPI Kabupaten Soppeng, Rusmin, menilai kondisi tersebut sebagai indikasi dugaan penyimpangan terhadap spesifikasi teknis dalam kontrak.

“Kami sudah menerima laporan dari warga. Tegel yang terpasang terlihat tidak seragam dan mutunya dipertanyakan. Ini harus disikapi secara serius oleh pihak yang berwenang,” ujar Rusmin, Jumat (11/4/2025).

Ia mendesak Inspektorat, Kejaksaan, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng agar segera melakukan audit teknis terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/4/2025), pihak sekolah menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui secara teknis jalannya pekerjaan proyek tersebut.

“Kami tidak tahu-menahu soal teknis pekerjaan, Pak. Kami hanya menerima hasil jadi,” ujar salah satu perwakilan sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng maupun kontraktor pelaksana belum memberikan tanggapan resmi, meski telah diupayakan konfirmasi melalui saluran komunikasi yang tersedia.

LSM-BPPI menyampaikan akan mengirim surat resmi kepada instansi terkait untuk meminta audit teknis dan pengawasan lanjutan atas proyek tersebut.

Pewarta: Tim
Editor: Min

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *