Watansoppeng,-Centerinvestigasi.id,-Minggu 19 April 2026 – Masyarakat Anetue yang bermata pencaharian sebagai nelayan di wilayah Danau Tempe, Kelurahan Kaca, Kecamatan Mario Riawa, Kabupaten Soppeng, kini menghadapi masa sulit. Sumber penghidupan utama mereka, ikan, semakin langka ditemukan di perairan tersebut.
Masalah yang dihadapi warga makin bertumpuk. Jaring tangkapan yang baru saja dibeli pun cepat sekali rusak akibat diserang ikan Sapu Sapu yang banyak berkeliaran. Padahal, harga ikan jenis ini tergolong murah dan susah di jual, sehingga hasil penjualannya tidak sanggup menutupi biaya kerusakan alat tangkap yang dialami. Akibatnya, pendapatan warga anjlok drastis, bahkan seringkali tidak ada hasil sama sekali.
Tidak ada pilihan lain yang lebih baik, sebagian warga pun terpaksa mengambil keputusan berat untuk merantau mencari pekerjaan demi menafkahi keluarga. Salah satunya adalah Ambo Mai, yang berangkat ke Kalimantan demi mencari nafkah yang lebih layak.
Warga pun menyampaikan harapan besar mereka: “Kami berharap, agar kiranya pemerintah daerah dapat memperhatikan kami”. Mereka menanti langkah nyata yang dapat dilakukan untuk memulihkan kondisi ekosistem Danau Tempe, agar ikan dapat berkembang biak kembali dengan baik, gangguan dari ikan Sapu Sapu dapat teratasi, dan kehidupan warga dapat pulih seperti sediakala.
Dengan adanya perhatian dan solusi yang diharapkan, warga Anetue berharap dapat kembali menggantungkan hidup di kampung halaman, sehingga para perantau seperti Ambo Mai pun dapat segera pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.
Pewarta: Iwan Sanjaya
Editor : Redaksi



















