Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWS

Dari Warkop Marta, Rusmin Tegaskan Komitmen Bongkar Dugaan Penyimpangan: “Kami Tidak Akan Diam

69
×

Dari Warkop Marta, Rusmin Tegaskan Komitmen Bongkar Dugaan Penyimpangan: “Kami Tidak Akan Diam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watansoppeng, Centerinvestigasi.id — Obrolan santai di Warkop Marta, yang berada di samping kawasan Pusat Pertokoan (Pusper) Kabupaten Soppeng, berubah menjadi diskusi serius penuh muatan kritik terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat. Minggu (19/04/2026).

Dalam suasana yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, hadir Rusmin, Pimpinan Redaksi Media Centerinvestigasi.id sekaligus Ketua II DPP-SEPERNAS. Turut mendampingi, Nurjayadi selaku Ketua DPC-SEPERNAS Soppeng dan Andi Muh. Argab, Koordinator Media Centerinvestigasi.id wilayah Kalimantan Timur.
Sejumlah pengunjung warkop pun ikut bergabung, menyimak langsung perbincangan yang mengalir tajam.

Example 300×600

Di hadapan para peserta diskusi, Rusmin secara terbuka mengisahkan perjalanan panjangnya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, mulai dari lintas kabupaten di Sulawesi Selatan hingga lintas provinsi.

“Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral. Kami turun langsung karena masyarakat butuh keberpihakan, bukan sekadar janji,” tegas Rusmin.

Ia menyebut sejumlah wilayah yang pernah menjadi bagian dari aktivitasnya, seperti Sidrap, Maros, Pinrang, Enrekang, Barru, Pangkep, hingga Wajo. Bahkan, kiprahnya menjangkau Makassar, Kendari, Kalimantan, hingga Jakarta.

Namun, yang menjadi sorotan utama bukan sekadar perjalanan tersebut, melainkan sikap tegas terhadap berbagai dugaan penyimpangan yang terjadi.

“Kami melihat sendiri di lapangan, banyak hal yang tidak beres. Mulai dari pembangunan yang diduga tidak sesuai, indikasi korupsi, sampai penyalahgunaan wewenang. Ini tidak bisa dibiarkan,” ungkapnya.

Rusmin menegaskan bahwa dirinya bersama jaringan Media Centerinvestigasi.id dan SEPERNAS tidak akan ragu untuk bersuara.

“Kalau ada yang bermain-main dengan kepentingan rakyat, kami akan ungkap. Kami tidak punya kepentingan selain keadilan. Kami tidak pandang bulu, siapapun itu,” tegasnya dengan nada serius.

Ia juga menyoroti pentingnya keberanian dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, meski dihadapkan pada berbagai tekanan.
“Risiko itu pasti ada. Tapi kalau kita diam, maka ketidakadilan akan terus dianggap biasa. Di situlah kami memilih berdiri, meski tidak selalu disukai,” tambahnya.

Diskusi di Warkop Marta tersebut menjadi cerminan bahwa ruang-ruang sederhana pun bisa menjadi titik lahirnya suara kritis terhadap kondisi sosial dan pemerintahan. Dari secangkir kopi, lahir komitmen kuat untuk terus mengawal kepentingan masyarakat.

“Selama masih ada ketidakadilan, kami akan tetap bergerak. Ini bukan soal berani atau tidak, tapi soal tanggung jawab,” tutup Rusmin.

Pewarta : Nurjayadi.
Editor      : Redaksi

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *