Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSDAERAH - DESATNI - POLRI

Rapat Koordinasi Bahas Stabilitas Keamanan, Kecamatan Sanrobone Sepakat Aktifkan Kembali Siskamling

18
×

Rapat Koordinasi Bahas Stabilitas Keamanan, Kecamatan Sanrobone Sepakat Aktifkan Kembali Siskamling

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TAKALAR, Centerinvestigasi,Id.– Pemerintah Kecamatan Sanrobone menggelar Rapat Koordinasi Pemeliharaan Stabilitas Keamanan dan Ketenteraman Wilayah di Aula Kantor Kecamatan Sanrobone, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di seluruh dusun se-Kecamatan Sanrobone sebagai langkah memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Example 300×600

Rapat dipimpin oleh Camat Sanrobone, Irham Latif, S.Sos., didampingi Sekretaris Kecamatan Syarifuddin, S.Sos., M.A.P. Turut hadir perwakilan Polsek Mappakasunggu beserta Bhabinkamtibmas, Koramil 1426-06/Mappakasunggu, Kepala Desa Banyuanyara, perwakilan Desa Tonasa, Desa Pa’dinging, serta jajaran staf Kantor Kecamatan Sanrobone.

Dalam sambutannya, Camat Sanrobone menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Sanrobone, Nirwati, S.M., memaparkan laporan kondisi Siskamling di wilayah Kecamatan Sanrobone. Desa Tonasa tercatat memiliki empat dusun yang aktif melaksanakan poskamling. Desa Banyuanyara juga memiliki 6 dusun aktif dengan lima titik poskamling yang berjalan. Desa Lagaruda memiliki empat dusun aktif, Desa Sanrobone lima dusun aktif, sedangkan Desa Ujung Baji telah memiliki lima titik poskamling, hanya satu poskamling yang telah melaporkan kegiatan beserta dokumentasinya.

Perwakilan Polsek Mappakasunggu, Aipda Solihin, menjelaskan bahwa pihaknya rutin melaksanakan patroli malam dengan melibatkan 13 personel guna menjaga keamanan dan mengantisipasi aksi geng motor. Ia mengajak seluruh kepala desa dan kepala dusun untuk bersama-sama mengaktifkan kembali poskamling sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Bhabinkamtibmas Sanrobone turut menyampaikan bahwa Polres Takalar memiliki program pembinaan petani di setiap desa di Kecamatan Sanrobone yang dipantau setiap hari. Selain itu, Polres Takalar bekerja sama dengan BRI dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung. Program tersebut disebut telah dimanfaatkan oleh sejumlah warga yang berhasil memperoleh bantuan permodalan.

Sementara itu, Komandan Koramil 1426-06/Mappakasunggu, Kapten Inf. Muhammad Nur, mengimbau masyarakat agar kembali menghidupkan budaya ronda malam. Ia meminta setiap poskamling memasang jadwal piket sehingga kegiatan ronda dapat berjalan secara rutin.

“Insya Allah malam Minggu saya akan patroli sekaligus mengecek poskamling. Tolong sampaikan kepada warga, mari kita jaga kampung kita bersama-sama,” ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Sanrobone, Syarifuddin, S.Sos., M.A.P., berharap seluruh desa segera membenahi pelaksanaan poskamling, terutama penyusunan jadwal piket malam. Ia juga mendorong agar keberadaan Hansip di setiap desa kembali diaktifkan guna memperkuat sistem keamanan lingkungan.

Dalam sesi diskusi, Kepala Desa Banyuanyara menyampaikan keresahan masyarakat atas masuknya kelompok geng motor yang sempat merusak fasilitas sekolah di wilayahnya. Ia meminta dukungan aparat kepolisian dan TNI untuk terus melakukan penindakan terhadap pelaku.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polsek Mappakasunggu menjelaskan bahwa pelaku perusakan telah berhasil diamankan di wilayah hukum Polsek Marbo.

Kepolisian juga mengimbau agar seluruh poskamling kembali diaktifkan sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Sekretaris Desa Pa’dinging mengakui masih terdapat sejumlah poskamling yang belum aktif. Namun, pihaknya menargetkan seluruh poskamling di setiap dusun dapat kembali beroperasi paling lambat pekan depan. Menurutnya, kehadiran warga dalam ronda malam akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Sementara itu, perwakilan Desa Sanrobone menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Sebagai solusi sementara, bangunan posyandu akan difungsikan sebagai poskamling karena bangunan poskamling permanen masih dalam tahap perbaikan.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan kesepakatan seluruh peserta untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengaktifkan kembali Siskamling sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketenteraman di seluruh wilayah Kecamatan Sanrobone.

Pewarta: Kardewa

Editor     : Redaksi

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *