×Maros, Centerinvestigasi.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu mengenai penanaman tanaman produktif di Kebun Posyandu Bonto Tallasa, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, pada Minggu (26/07/2026).
Kegiatan yang menyasar ibu-ibu kader Posyandu ini difokuskan pada tahap penyuburan tanah dan penanaman tanaman produktif dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di lingkungan sekitar, seperti humus bambu dan batang pisang.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan kebun Posyandu agar dapat berfungsi sebagai lahan percontohan (demo plot) penanaman berbasis bahan organik. Dengan mengolah sampah organik rumah tangga, kompos, serta limbah pertanian sekitar, media tanam dapat ditingkatkan kesuburannya tanpa harus bergantung pada pupuk kimia sintetis.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahapan utama yang saling berkesinambungan.
Tahap pertama dilaksanakan pada 26 Juli 2026 dan berfokus pada penyuburan tanah, yaitu dengan mengolah media tanam serta mencampurkannya dengan bahan organik lokal untuk memulihkan nutrisi tanah secara alami.
Selanjutnya, tahap kedua dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 dan difokuskan pada penanaman berbagai jenis tanaman produktif, seperti cabai, tomat, kangkung, dan daun bawang.
Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena kaya akan nutrisi serta praktis untuk dirawat oleh kader Posyandu.
Kegiatan diawali dengan penyampaian edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas nutrisi tanah menggunakan bahan organik.
Setelah itu, mahasiswa mengajak para kader untuk terlibat secara langsung serta mendampingi dalam mempraktikkan proses penggemburan tanah, pencampuran pupuk organik, hingga teknik penanaman bibit secara teknis yang baik dan benar.
Rifda Dwi Ananda Savitri selaku penanggung jawab program kerja menjelaskan bahwa keberadaan kebun posyandu ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hijau di Posyandu, tetapi juga menjadi contoh konkret bagi masyarakat setempat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap Kebun Posyandu Bonto Tallasa dapat menjadi sarana percontohan bagi ibu-ibu kader.
Dengan mempelajari teknik penyuburan tanah organik dan penanaman ini, kader dapat mengaplikasikannya secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing guna mendukung ketahanan pangan.” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, ibu-ibu kader Posyandu menunjukkan antusiasme yang tinggi.
Para peserta ikut terjun langsung mengolah tanah, mencampur bahan organik, hingga menanam bibit tanaman.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan tingginya rasa ingin tahu peserta mengenai cara perawatan tanaman, pencegahan hama secara alami, serta pengelolaan kompos rumah tangga.
Perwakilan kader Posyandu Bonto Tallasa turut menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN Unhas.
“Sangat bermanfaat. Selama ini kami memang menanam, tetapi belum pernah mendapat pendampingan dari pihak yang berkompeten.
Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi mengetahui bahwa daun bambu ternyata sangat bermanfaat.
Ke depannya, kami berharap tanaman yang kami budidayakan dapat tumbuh lebih baik.”tuturnya.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap Kebun Posyandu Bonto Tallasa dapat terus dirawat secara berkelanjutan oleh para kader.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang bermanfaat langsung bagi pemberdayaan desa.




















