Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSPENDIDIKAN - BUDAYA

Gerakan Literasi Menggema di Kolaka Utara, TRH Bersama Organisasi Mahasiswa Gelar Lapak Baca Terbuka

319
×

Gerakan Literasi Menggema di Kolaka Utara, TRH Bersama Organisasi Mahasiswa Gelar Lapak Baca Terbuka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kolaka Utara,Centerinvestigasi.id – Semangat membangun budaya membaca kembali digaungkan di Kabupaten Kolaka Utara. Komunitas Literasi *Tenggara Reading House (TRH)* bersama *Lapakta* serta sejumlah organisasi kemahasiswaan dan komunitas kepemudaan menggelar kegiatan *Lapak Baca dan Diskusi* di kawasan Masjid Agung Kolaka Utara, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul *15.45 WITA* tersebut menghadirkan ruang baca terbuka bagi masyarakat sebagai upaya memperluas akses terhadap buku sekaligus menumbuhkan budaya literasi di ruang publik. Puluhan peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Example 300×600

Berbagai koleksi buku dengan tema pendidikan, sosial, sejarah, hingga pengembangan diri disusun di atas tikar sehingga dapat dibaca secara bebas oleh setiap pengunjung. Setelah sesi membaca bersama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka yang membahas pentingnya literasi sebagai fondasi pembelajaran, penguatan karakter, serta pembangunan masyarakat yang kritis.

Kolaborasi Lintas Organisasi

Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas, di antaranya:

* Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Kolaka Utara;
* Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kolaka Utara;
* Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kolaka Utara;
* Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (HIMAGURA UMKOTA);
* Ruang Tengah (RT); dan
* Komunitas Literasi Lapak Ta Kabupaten Kolaka.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa penguatan budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan melalui sinergi antarorganisasi dan komunitas.

Literasi sebagai Jalan Membangun Peradaban

Founder Tenggara Reading House, *Akbar Pelayati*, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan literasi yang bertujuan menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat, terbuka, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai proses membangun pola pikir kritis, memperluas wawasan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial.

> *”Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat diakses siapa saja untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan. Literasi tumbuh ketika masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar bersama dalam ruang yang terbuka,”* ujar Akbar.

Ia menjelaskan, Tenggara Reading House mengusung slogan “Mekar Bersama Literasi, Membangun Peradaban” sebagai semangat dalam menjalankan setiap program literasi. Melalui berbagai kegiatan yang inklusif, TRH berkomitmen memperluas gerakan membaca di kalangan mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum.

Ruang Publik sebagai Ruang Belajar

Selain menghadirkan koleksi buku melalui program *Gerobak Baca*, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antarkomunitas. Penyelenggara berharap kolaborasi yang terbangun mampu melahirkan lebih banyak kegiatan pendidikan berbasis masyarakat di Kolaka Utara.

Akbar menambahkan bahwa ruang publik dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan agar masyarakat dapat lebih mudah menjangkau buku dan menjadikan membaca sebagai aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

> *”Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu kesempatan. Semakin banyak komunitas yang terlibat, semakin besar pula peluang tumbuhnya budaya membaca di Kolaka Utara,”* katanya.

Komitmen Berkelanjutan

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif membaca berbagai koleksi buku, berdiskusi, serta bertukar pengalaman mengenai pentingnya akses terhadap bahan bacaan dan peran generasi muda dalam membangun budaya literasi di daerah.

Penyelenggara menegaskan bahwa *Lapak Baca dan Diskusi* akan terus dikembangkan sebagai program kolaboratif yang melibatkan organisasi kemahasiswaan, komunitas literasi, dan masyarakat luas. Harapannya, ruang-ruang publik di Kolaka Utara dapat terus dimanfaatkan sebagai tempat belajar bersama, memperluas akses terhadap ilmu pengetahuan, serta memperkuat budaya literasi menuju masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan berdaya.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *