Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSORGANISASISUARA RAKYAT

Tak Terima Terpapar Debu Batu Bara Tanpa Kompensasi, Warga Labota dan Mahasiswa Gelur-kan Aksi Demo di PT IMIP Morowali

37
×

Tak Terima Terpapar Debu Batu Bara Tanpa Kompensasi, Warga Labota dan Mahasiswa Gelur-kan Aksi Demo di PT IMIP Morowali

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MOROWALI,Centerinvestigasi.id,—12 Agustus 2026  Puluhan warga Desa Labota bersama gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah.

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan masyarakat terkait dampak polusi debu batu bara dari aktivitas jetty (dermaga) perusahaan yang hingga kini dinilai tanpa adanya penanganan maupun kompensasi konkret.

Example 300×600

​Dalam aksi yang berlangsung memanas tersebut, massa sempat terlibat adu argumen sengit dengan aparat pengamanan dan pihak berwajib di lokasi. Ketegangan terjadi saat petugas melarang pendemo memasuki area dalam kawasan vital perusahaan.

​Para orator aksi, terutama perwakilan mahasiswa, berulang kali menyuarakan desakan agar penanggung jawab atau manajemen PT IMIP hadir menemui warga untuk memberikan penjelasan transparan. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang bersedia keluar menemui massa.

​Menuntut Keadilan Sejak 2024 Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa gelombang protes ini bukan aksi spontan semata, melainkan akumulasi dari kekecewaan panjang. Dampak debu batu bara tersebut telah dikeluhkan warga sejak rentang tahun 2024 hingga 2026, namun belum ada реаlisasi kompensasi atau solusi nyata dari pihak PT IMIP bagi warga terdampak di sekitarnya.

​”Kami menuntut keadilan. Polusi debu batu bara ini sudah berlangsung lama sejak 2024 sampai 2026 sekarang, tapi tidak ada perhatian apalagi kompensasi untuk warga setempat yang terdampak langsung,” tegas salah satu orator dalam orasinya di depan pintu masuk kawasan.

​Sikap Warga: Aksi Akan Terus Berlanjut

​Dampak debu batu bara dari area jetty tidak hanya mengotori pemukiman warga Desa Labota, tetapi juga mengancam kesehatan pernapasan masyarakat lokal.
Karena kebuntuan dialog dan minimnya iktikad baik dari perusahaan untuk bermediasi, warga mengancam akan bertahan dan melancarkan aksi susulan.

​Salah seorang warga yang ikut dalam barisan demo menegaskan bahwa masyarakat tidak akan mundur sebelum ada kesepakatan tertulis yang adil.

​”Kami akan terus berdemonstrasi dan kembali lagi ke sini sampai ada kata sepakat serta kejelasan dari pihak perusahaan,” pungkasnya.

​Hingga berita ini dipublikasikan, tim redaksi masih terus berupaya mengonfirmasi pihak manajemen PT IMIP Morowali serta aparat keamanan setempat guna mendapatkan klarifikasi resmi terkait tuntutan massa aksi.

 

Example 300250 Example 300250 Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *