BOMBANA, CENTERINVESTIGASI.ID — 3 Oktober 2026. Kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian di Kecamatan Mata Usu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kebakaran yang terjadi di kawasan Pampalere dilaporkan menjalar hingga wilayah Desa Lamuru, menyebabkan kepulan asap menyelimuti sejumlah kawasan di sekitarnya.
Kondisi tersebut mendorong Puskesmas Mata Usu Kabupaten Bombana mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap karhutla. Paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah saat asap menebal, menggunakan masker yang sesuai, menutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah, serta memperbanyak konsumsi air putih.
Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk atau pilek, mata perih atau berair, tenggorokan gatal atau iritasi, sesak atau kesulitan bernapas, serta sakit kepala atau pusing.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan, diimbau segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah atau membuat api secara terbuka.
“Darurat Asap Kecamatan Mata Usu” menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat yang terdampak asap.




















