Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Tim Gabungan Polda dan Polres Selidiki Kasus Penembakan Maut di Bone

326
×

Tim Gabungan Polda dan Polres Selidiki Kasus Penembakan Maut di Bone

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watampone, Centeinvestigasi.id– Kepolisian Resort (Polres) Bone bersama Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan intensif menyelidiki kasus penembakan yang menewaskan seorang pengacara, Rudi S. Gani, di Desa Patukku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada malam pergantian tahun 2025.

Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, S.I.K., M.H., menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak main-main dalam penanganan kasus ini. Tim gabungan telah dikerahkan dan akan bekerja maksimal hingga pelaku tertangkap,” ujar Kapolres di Mapolres Bone, Sabtu (4/1).

Example 300×600

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, insiden terjadi sekitar pukul 21.50 WITA. Saat itu, korban sedang makan malam bersama sekitar 20 anggota keluarga di sebuah ruangan kantor yang masih dalam tahap pembangunan. Tiba-tiba terdengar satu kali suara letusan dari luar ruangan. Korban mengalami luka tembak di bagian wajah, tepatnya di pipi kanan bawah mata, dan meski sempat dilarikan ke Puskesmas Lappariaja, nyawanya tidak tertolong.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar guna dilakukan autopsi.

Langkah Kepolisian
Polres Bone telah melakukan beberapa langkah konkret, antara lain:

Pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti.

Pelaksanaan autopsi jenazah.

Olah TKP secara menyeluruh.

Pemeriksaan laboratorium forensik terhadap proyektil yang ditemukan.

Kapolres juga menegaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polda Sulsel, Resmob Polres Bone, dan Polsek Lappariaja terus bekerja 24 jam. “Kami sudah membentuk tim khusus untuk mendalami kasus ini,” tegasnya.

Motif Masih Didalami
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan motif penembakan. “Kami masih menunggu hasil resmi dari berbagai pemeriksaan,” tambah Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Percayakan kepada kami. Kami tidak akan berhenti sebelum pelaku ditangkap,” tutupnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian utama, dengan target penyelesaian yang menyeluruh dan profesional.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *