Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI & BISNIS

Warga Bungung Barania Khawatir Dampak Buruk Tambak Udang Vaname di Banyuanyara

1029
×

Warga Bungung Barania Khawatir Dampak Buruk Tambak Udang Vaname di Banyuanyara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Takalar, CenterInvestigasi.id

Pembangunan tambak udang vaname di Dusun Bungung Barania, Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, menuai kekhawatiran warga setempat. Warga, khususnya para petani dan pelaku usaha empang, merasa terancam dengan potensi pencemaran air dan tanah yang dapat ditimbulkan dari aktivitas tambak tersebut.

Example 300×600

Kekhawatiran itu muncul karena sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut menggantungkan hidupnya dari budidaya rumput laut jenis Gracilaria atau yang dikenal dengan sebutan sango-sango.

Kepala Dusun Bungung Barania kepada awak media menyampaikan keresahan warganya.
“Saya khawatir dampak pencemaran air dan tanah akibat limbah tambak udang vaname. Sebab, kami di sini mayoritas petani dan pengusaha empang yang hanya mengandalkan budidaya rumput laut sango-sango. Kami khawatir akan merusak mata pencaharian masyarakat lokal,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).

Selain kekhawatiran soal dampak lingkungan, warga juga menyoroti kejanggalan proses pembangunan yang dinilai tidak transparan. Proyek pembangunan tambak tersebut disebut-sebut belum memiliki izin atau persetujuan lingkungan dari pemerintah setempat.

Lebih lanjut, warga mengungkapkan bahwa informasi terkait kepemilikan tambak kerap berubah-ubah. Salah satu pengawas proyek menyatakan bahwa tambak tersebut merupakan milik pribadi Bupati Takalar. Namun saat ditelusuri lebih dalam, informasi yang disampaikan oleh pihak pelaksana proyek justru berbeda, bahkan menyebutkan nama kerabat bupati.

“Ini membingungkan kami. Informasi selalu berubah. Ada kesan ditutupi dan membuat warga jadi ragu untuk menyampaikan penolakan, apalagi jika nama pejabat dijadikan tameng,” kata salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut. Mereka mendesak agar pembangunan tambak udang vaname berskala besar tidak dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi, apalagi jika belum melalui mekanisme hukum yang berlaku, termasuk izin lingkungan dan sosialisasi kepada masyarakat terdampak.

Masyarakat Dusun Bungung Barania berharap ada keterbukaan dan pertimbangan serius sebelum pembangunan dilanjutkan, demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan kelestarian usaha lokal yang telah lama menopang ekonomi warga Desa Banyuanyara.

(Tim CenterInvestigasi.id – Takalar)

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *