Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
DAERAH - DESAEKONOMI & BISNIS

Indikasi Ketidaksesuaian Rehabilitasi DAS PT Vale di Bone Terungkap, Temuan Lapangan dan Respons Perusahaan Masih Ditunggu

363
×

Indikasi Ketidaksesuaian Rehabilitasi DAS PT Vale di Bone Terungkap, Temuan Lapangan dan Respons Perusahaan Masih Ditunggu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watampone, Centerinvestigasi.id — Program Penanaman rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan setelah tim Media Center Investigasi melakukan pemantauan lapangan pada 21 Agustus 2025.

Example 300×600

Investigasi awal menemukan sejumlah kondisi yang dinilai tidak sejalan dengan informasi resmi pada papan kegiatan.

Papan kegiatan yang terpasang di area perbukitan mencantumkan bahwa penanaman dilakukan pada tahun 2023 dengan jenis tanaman seperti jati putih, mahoni, akasia, rambutan, kemiri, dan sukun.

Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa area yang seharusnya menjadi lokasi penanaman tampak relatif terbuka dan belum menunjukkan perkembangan vegetasi yang sesuai dengan jenis tanaman yang tertulis.

Selain vegetasi yang minim, kondisi lapangan juga memperlihatkan tidak terlihatnya proses pemeliharaan lanjutan, seperti penyulaman tanaman mati, pembersihan gulma, ataupun monitoring berkala.

Padahal, tahapan tersebut merupakan komponen penting dalam memastikan keberhasilan rehabilitasi DAS.

Dalam pemantauan lanjutan, tim investigasi menemukan tumpukan karung pupuk yang diletakkan begitu saja di sekitar area penanaman.

Pupuk-pupuk tersebut terlihat tidak terkelola dengan baik, sebagian tampak sudah lama teronggok tanpa perlindungan dari hujan maupun panas.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan sarana pendukung penanaman, mengingat pupuk merupakan komponen penting dalam memperkuat pertumbuhan tanaman pada lahan kritis seperti kawasan tersebut.

Karakteristik tanah di lokasi terlihat cukup kering dan terjal, sehingga memerlukan teknik konservasi tertentu seperti terasering atau pengolahan media tanam.

Namun, dari hasil pengamatan, tidak terlihat adanya penerapan teknik konservasi tersebut.

Sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan, redaksi Centerinvestigasi.id telah mengirimkan permintaan konfirmasi awal melalui pesan WhatsApp kepada pihak PT Vale Indonesia Tbk.

Pihak perusahaan memberikan respons singkat: “Wa’alaikumussalam, sebentar saya telepon pak.” Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada panggilan atau penjelasan lanjutan yang diterima redaksi. Senin (01/12).

Upaya konfirmasi tetap dilanjutkan untuk memperoleh informasi yang akurat.

Centerinvestigasi.id akan terus menelusuri temuan ini dan menunggu tanggapan resmi dari pihak perusahaan serta instansi pemerintah terkait guna memastikan bahwa pelaksanaan program rehabilitasi DAS berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pewarta : Tim
Editor : Min

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *