Jakarta, Centerinvestigasi.id - Menteri Pertahanan Nasional (Menhan) sekali gus presiden terpilih pemilu Pilpres 2024 Prabowo Subianto, memiliki perhatian khusus terhadap sektor pertanian untuk membantu Menteri pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat produksi pangan di Indonesia.

terkait hal tersebut Kementerian pertanian (Kementan) bangun sinergitas dengan Polri,di Gedung Kementerian pertanian pada Kamis (25/04).
Pada kesempatan itu Andi Amran Sulaiman menyampaikan lebih awal bahwa dirinya sangat bersyukur, karena hari ini kita kedatangan tamu, Kapolri bersama jajarannya.

"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu istimewa, dan ini energi baru untuk pertanian, dimana saat ini kita melakukan akselerasi untuk percepatan pangan kedepan untukmu metimigasi resiko dari elnino yang terjadi di seluruh belahan dunia.
"Alhamdulillah kita berterima kasih kepada pak Kapolri, beliau mensupport penuh Kementan untuk melakukan Akselerasi, di seluruh wilayah tanah air khususnya dilapangan," Ungkapnya.
Ditempat yang sama Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menuturkan, bahwa baru kita melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementan bersama Kapolri dan Negara Republik Indonesia (NRI) tentunya kita semua memahami bahwa saat ini fenomena Global khususnya terkait dengan masalah elnino, masalah perang Rusia Ukraina. Ini sangat berdampak terhadap stok ketahanan pangan yang ada di Indonesia sementara kita tahu bahwa untuk impor pun negara negara yang selama ini memberikan ruang kepada negara kita untuk memberikan komoditas tertentu saat ini juga semuanya akan menahan diri juga mau tidak mau yang harus kita lakukan saat ini adalah bagaimana meningkatkan atau pun memunculkan proses upaya yang dilakukan oleh bapak menteri pertanian dan rekan rekan untuk bagaimana meningkatkan produksi tentunya ada upaya yang harus dilakukan baik itu mekanisasi ekstensifikasi ataupun intensi dikasi yang tentunya juga karena saat ini sedang menghadapi situasi yang biasa kita sampaikan lalu terjadi situasi krisis karena memang faktanya di negara negara luar juga menghadapi krisis tersebut sehingga ada proses percepatan jadi betul bisa berjalan dengan baik, oleh karena itu kita sepakat untuk bisa memberikan pendampingan dengan seluruh wilayah, yang ada dari sisi percepatan bisa dilakukan realisasinya secepat mungkin karena yang paling utama adalah bagaimana semangat untuk meningkatkan produksi dalam negeri, sehingga kita memiliki ketahanan pangan namun disisi lain masalah hukum, di daerah juga jangan sampai terjadi dan tentunya kita support perundang undangan untuk menjembatani ketahanan pangan ini." Terang Kapolri.



















