Watansoppeng, Centerinvestigasi.id – KOORDINATOR Devisi Teknis Penyelenggaraan Haswinardi mewakili Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten. Soppeng membuka kegiatan Focus Group Discussion ( FGD ) persiapan debat Pasangan Calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Tahun 2024, yang dilaksanakan di Triple 888, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sabtu (19/10).
Komisioner KPU Kabupaten Soppeng Haswinardi dalam sambutannya menyampaikan, penyelenggaraan debat merupakan bagian penting dalam tahapan Kampanye Pilkada 2024. Debat ini akan menjadi wadah bagi masing-masing Pasangan calon untuk menyampaikan program kerja dan visi-misi mereka kepada masyarakat, Tujuannya adalah agar masyarakat dapat lebih memahami visi-misi dan program kerja masing-masing Pasangan calon, sehingga mereka dapat memilih dengan lebih cerdas,” jelasnya.
Lanjut Haswinardi Debat rencananya akan dilakukan sebanyak dua kali, dengan format dan tema yang akan ditentukan oleh KPU Kabupaten.”Ungkapnya.
La Nyalla Soewarno selaku moderator menyampaikan, Dalam debat nantinya KPU Kabupaten. Soppeng akan membuat materi debat dengan melibatkan fanalis sesuai materi debat semisal soal ekonomi tentunya juga dihadirkan pakar ekonomi. “Dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Soppeng menghadirkan 3 Narasumber yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa danPolitik ( Kesbangpol ) Hadi Indrajaya, S.IP menyampaikan, Pemerintah Daerah kabupaten Soppeng pada dasarnya merespon apa yang menjadi agenda KPU Kab. Soppeng termasuk tahapan debat Pasanga Calon Bupati dan Wakil Bupati ini. ” Paparnya.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan ( Bappelitbangda ) Andi Agus Nongki, S.IP, M. Si menyapaikan, visi fan misi Paslon harus sejalan dengan Rencana Program Jangka Pandang Daerah ( RPJPD) 2025-2045.”Sesuai RPJPD Kabupaten Soppeng 2025-2045 dengan tema maju, berdaya saing, berkelanjutan dan daerah Agropolitan. “Paparnya.dan Andi Yuda Yunus Direktur Lembaga Study Kebijakan Publik ( LSKP )menyampaikan, debat yang menghadirkan fanalis bukan penguji sehingga debat ini membuka ruang paslon untuk membahas problematik kabupaten Soppeng yang mesti muncul dalam perdebatan,. Ia menyebut paling tidak ada 6 materi tema besar yakni, Kesejahteraan, Kemajuan daerah, menyelesaikan persoalan daerah, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, menyerasikan pembangunan daerah, Provinsi dan Pusat, memperkokoh NKRI. “Tutupnya.
Sebelun menutup FGD ini L.Soewarno menyampaikan akan segera melaksanakan rapat bersamaKomusioner KPU Kabupaten Soppeng dan LOPasangan calon untuk membahas Jadwal dan Tempat dilaksanakannya debat serta menentukan tema debat.



















