Sidrap, Centeinvestigasi.id – Insiden tragis terjadi di Sungai Taccimpo, Desa Taccimpo, ketika tiga anak tenggelam saat bermain di area sungai yang cukup dalam. Dua anak, yang merupakan keponakan dari Isna Wati, berhasil diselamatkan. Namun, Isna Wati (9 tahun), seorang pelajar kelas 2 SD, meninggal dunia meskipun sempat dibawa ke puskesmas. (24/11)

Kejadian ini bermula ketika ketiga anak tersebut bermain di sungai pada siang hari. Meskipun sungai tidak memiliki aliran deras, kedalamannya menjadi ancaman. Ketiganya tenggelam sekitar pukul 13.00 WITA. Warga yang mengetahui peristiwa ini segera memberikan pertolongan. Dua korban berhasil diselamatkan, sementara Isna Wati ditemukan dalam kondisi kritis dan dilarikan ke puskesmas. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Penanggung jawab Pencegahan dan Monitoring BPBD Kabupaten Sidrap, Ardi Anugrah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keselamatan anak-anak. “Sungai yang terlihat tenang seringkali menyimpan bahaya tersembunyi, terutama bagi anak-anak. Pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” kata Ardi.
Jenazah Isna Wati telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di perkuburan umum Desa Taccimpo. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Ardi juga menambahkan bahwa BPBD Kabupaten Sidrap akan meningkatkan upaya edukasi dan pemetaan wilayah rawan di sekitar sungai.
Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan menghadapi musibah ini.



















