Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Pengurus Wilayah JQH NU, K.H. Abdul Malik Doakan Gus Farkhan Jadi Pengganti Gus Miftah

277
×

Pengurus Wilayah JQH NU, K.H. Abdul Malik Doakan Gus Farkhan Jadi Pengganti Gus Miftah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jawa Timur, Centerinvestigasi.id – Pengurus Wilayah Jamiyyatul Qurro’ Wal Huffadh Nahdlatul Ulama (PW JQH NU) Jawa Timur, K.H. Abdul Malik, menyampaikan dukungan dan doa untuk Gus Farkhan Evendi sebagai calon pengganti Gus Miftah dalam jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

“Kami mendoakan dan sangat mendukung Gus Farkhan menjadi pengganti Gus Miftah,” ujar K.H. Abdul Malik pada Sabtu (14/12).

Example 300×600

Menurutnya, Gus Farkhan adalah sosok muda yang berpengalaman serta memiliki kemampuan dalam menjaga kerukunan lintas agama dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

Selain itu, Gus Farkhan pernah menjabat sebagai staf di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan lintas sektoral dalam menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden.

Nama Gus Miftah sempat menjadi sorotan publik setelah sebuah video dirinya viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia terlihat mengolok-olok seorang penjual es teh, yang menuai kritik luas dari masyarakat.

Tak lama setelah kontroversi tersebut, pria bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu memutuskan mengundurkan diri dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden.

Pengunduran diri ini memicu perbincangan publik mengenai siapa yang layak menggantikan posisinya di tengah tugas berat menjaga kerukunan beragama di Indonesia.

K.H. Abdul Malik, yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Haq An Nahdliyah Sidoarjo, menekankan pentingnya berdakwah dengan kebijaksanaan dan akhlak yang baik.

“Dalam berdakwah, jangan menyakiti orang lain dan hindari berkata kasar. Gunakan kata-kata yang penuh hikmah, sesuai nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan keharmonisan hubungan di tengah masyarakat yang beragam.
“Jangan mencampuradukkan ajaran agama dan jangan pula membenci pemeluk agama lain. Kerukunan adalah kunci persatuan bangsa,” pesan K.H. Abdul Malik.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya, Gus Farkhan dianggap sebagai figur yang mampu melanjutkan tugas berat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.

Dukungan dari tokoh-tokoh seperti K.H. Abdul Malik semakin memperkuat posisi Gus Farkhan sebagai kandidat potensial.

Apakah Gus Farkhan akan terpilih menggantikan Gus Miftah? Publik kini menantikan keputusan Presiden dalam waktu dekat.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *