Wajo, Centerinvestigasi.id – Memasuki hari kelima pencarian, La Intang (60), warga Dusun Bontotenne, Desa Ujungpero, Kecamatan Sabbangparu, yang hanyut di Sungai Walennae pada Rabu (12/2/2025), masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan Batalyon C Pelopor terus melakukan penyisiran secara intensif, namun belum membuahkan hasil.

Pada Minggu (16/2/2025), sejak pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Batalyon C Pelopor, Basarnas Bone, BPBD Wajo, Damkar Wajo, PMI Wajo, Tagana Wajo, dan SAR WIRA 1406, bersama masyarakat setempat, kembali melanjutkan pencarian menggunakan perahu karet.
Komandan Tim SAR Batalyon C Pelopor, Aipda Nurman Hamid, menyampaikan bahwa pencarian diperluas hingga Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, dan Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone. “Hari ini kami telah melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai, namun hingga sore hari korban masih belum ditemukan,” ujarnya.
Rangkaian Pencarian:
08.43 WITA: Penyisiran menggunakan perahu karet dimulai.
10.20 WITA: Pencarian berlanjut di Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe.
14.00 WITA: Setelah istirahat siang, pencarian kembali dilakukan.
15.20 WITA: Tim mencapai Desa Solo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.
16.30 WITA: Apel konsolidasi dipimpin oleh Kapos Basarnas Bone, Febrianto Tri Setyawan, untuk mengevaluasi pencarian.

Febrianto menegaskan bahwa pencarian akan dilanjutkan esok hari dengan metode yang lebih maksimal. “Kami terus berupaya agar korban segera ditemukan. Operasi berjalan aman dan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar Sungai Walennae mengingat arus yang cukup deras. Pihak keluarga korban berharap pencarian segera membuahkan hasil dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berupaya Maksimal.



















