Jakarta, 16 Februari 2025 – DALAM berbagai dinamika sosial dan politik, sering kali muncul perbedaan yang memicu kecemasan, overthinking, bahkan kebencian di tengah masyarakat. Menanggapi hal ini, Presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sikap kepemimpinan yang sejuk, tanpa kebencian dan dendam, demi menjaga stabilitas serta persatuan bangsa.
“Tidak boleh benci, tidak boleh dendam, tidak boleh sakit hati. Rakyat butuh kepemimpinan yang baik, sejuk, dan yang terbaik,” ujar Prabowo dalam sebuah kesempatan. Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas ego dan emosi pribadi.
Sikap ini menjadi relevan dalam berbagai aspek, termasuk dalam pemerintahan daerah. Dalam pengawasan penggunaan anggaran desa, misalnya, masyarakat diharapkan tetap kritis, namun tetap menjunjung tinggi etika dan objektivitas.
Dengan pendekatan kepemimpinan yang sejuk, diharapkan segala bentuk perselisihan dapat diselesaikan secara damai, tanpa memperkeruh suasana dengan kebencian atau dendam. Kepemimpinan yang bijaksana akan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Centerinvestigasi.id



















