Watansopppeng, Centerinvestigasi.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, kelangkaan gas elpiji 3 kg mulai dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Soppeng. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama bagi warga menengah ke bawah yang bergantung pada gas subsidi tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Desa Labokong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa ia bersama warga lainnya mengalami kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg, bahkan harus mencarinya hingga ke Kota Soppeng.
“Kami benar-benar kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Sudah berkeliling ke banyak tempat, bahkan sampai ke Kota Soppeng, tapi tetap sulit menemukannya,” ungkapnya kepada wartawan Centerinvestigasi.id, Selasa (18/02)
Ia juga menduga kelangkaan ini terjadi akibat ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja menimbun gas demi kepentingan pribadi. “Sepertinya ada yang sengaja menimbun untuk mempermainkan harga, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan,” tambahnya.
Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah dan dinas terkait diminta melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi gas elpiji 3 kg agar masyarakat kecil tidak semakin kesulitan, terutama menjelang bulan puasa.



















