Watansoppeng, Centerinvestigasi.id – 6 Maret 2025
Setelah sekian lama mengamati berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Soppeng, Lembaga Swadaya Masyarakat Dewan Pimpinan Daerah Barisan Patriot Peduli Indonesia (LSM DPD BPPI) Kabupaten Soppeng menyatakan siap kembali berperan aktif dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Ketua LSM DPD BPPI Kabupaten Soppeng, Rusmin, menegaskan bahwa pihaknya selama ini telah banyak mendengar dan menyaksikan berbagai peristiwa yang terjadi, terutama terkait proyek-proyek pembangunan yang menelan anggaran besar, namun diduga tidak berkualitas. Beberapa di antaranya termasuk bantuan bedah rumah yang dinilai tidak maksimal serta pembangunan jalan kelompok tani yang diduga dikerjakan asal-asalan.
“Kami sudah lama menjadi penonton, kini saatnya turun langsung ke lapangan. Kami melihat ada banyak kejanggalan dalam berbagai proyek di Kabupaten Soppeng dan wilayah lainnya di Indonesia. Untuk itu, kami akan melakukan investigasi lebih lanjut bersama tim gabungan wartawan yang bernaung di SEPERNAS,” ujar Rusmin.
Lebih lanjut, Rusmin mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi banyak bukti kuat terkait dugaan penyimpangan proyek dan anggaran yang akan segera dilaporkan ke instansi berwenang.
“Kami tidak hanya sekadar berbicara, tapi kami sudah memiliki bukti yang cukup kuat. Bukti-bukti ini akan kami bawa ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Ombudsman RI, KPK, Komnas HAM RI, Kompolnas RI, bahkan hingga Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” tegasnya.
Rusmin menegaskan bahwa LSM BPPI adalah lembaga independen yang menjalankan tugas kontrol sosial sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Dengan semangat tersebut, pihaknya berkomitmen untuk memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.
“Kami berharap langkah ini dapat membawa perubahan positif serta mendorong keterbukaan dan perbaikan dalam tata kelola pemerintahan, khususnya dalam penggunaan anggaran untuk pembangunan daerah,” tutupnya.
(Redaksi | Centerinvestigasi.id)

















