Jakarta, 11 Maret 2025 – Centerinvestigasi.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (10/3). Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk pertanian, ekonomi hijau, otomotif, perikanan, ekonomi digital, dan teknologi tinggi.
Presiden Prabowo menyambut baik investasi Vietnam di Indonesia, terutama di bidang otomotif dan pertanian. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini dapat meningkatkan ketahanan pangan kedua negara serta berkontribusi pada penyediaan pangan dunia.
“Kami menyambut baik investasi dari Vietnam, terutama dalam sektor pertanian dan ekonomi hijau. Dengan kolaborasi yang erat, Indonesia dan Vietnam dapat memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan pangan global,” ujar Presiden Prabowo.
Selain kerja sama ekonomi, Indonesia dan Vietnam juga menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga 18 miliar USD pada tahun 2028. Kedua negara berkomitmen untuk memperkuat hubungan dalam bidang keamanan, termasuk industri pertahanan, latihan bersama, pertukaran perwira, serta patroli bersama untuk menjaga stabilitas kawasan.
Kesepakatan ini mencerminkan tekad kedua negara dalam menghadapi tantangan global melalui kolaborasi di berbagai sektor strategis. Pemerintah Indonesia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.



















