Watansoppeng, Centerinvestigasi.id —Pemandangan tak sedap terlihat di bantaran sungai yang terletak di belakang SDN 161 Karya Cabbenge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Sampah rumah tangga yang didominasi plastik terlihat berserakan di tepi sungai dan sebagian meluber hingga ke sisi jalan raya.

Tim Media Center Investigasi (MCI) yang meninjau lokasi pada Kamis (15/05), mendapati tumpukan sampah yang diduga telah menumpuk selama berbulan-bulan. Berdasarkan pengamatan, terdapat indikasi kuat bahwa sampah tersebut dibuang secara rutin oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.
“Setiap hari ada saja yang datang buang sampah di situ, biasanya malam atau subuh. Kami sebenarnya resah, tapi tidak tahu harus melapor ke siapa,” ujar salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi pembuangan sampah.
Ia menambahkan, warga setempat enggan memasang tanda larangan karena takut terjadi konflik dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Beberapa orang takut ditegur balik kalau melarang, apalagi tidak ada penegakan hukum dari aparat setempat,” tambahnya.
Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena selain mencemari lingkungan, tumpukan sampah menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi menyumbat aliran air saat musim hujan tiba, yang bisa menyebabkan banjir lokal di sekitar kawasan pemukiman.
Hingga berita ini diterbitkan, belum tampak adanya tindakan dari instansi terkait untuk menanggulangi masalah tersebut. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah Kelurahan maupun dinas lingkungan hidup untuk menertibkan aktivitas pembuangan sampah liar di kawasan itu.
Pewarta: Iwan Sanjaya
Editor: Min



















