Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
PENDIDIKAN - BUDAYA

Pagar Sekolah Runtuh, Perpustakaan Retak, dan Rumah Dinas Tak Layak Huni: SDN 87 Appasareng Butuh Perhatian Serius

465
×

Pagar Sekolah Runtuh, Perpustakaan Retak, dan Rumah Dinas Tak Layak Huni: SDN 87 Appasareng Butuh Perhatian Serius

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watansoppeng, Centerinvestigasi.id – 28 April 2025
Kondisi infrastruktur di SD Negeri 87 Appasareng, yang terletak di Kelurahan Jennae, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, kini sangat memprihatinkan. Beberapa fasilitas penting mengalami kerusakan serius dan dinilai tidak lagi layak digunakan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.

Example 300×600

Hasil pantauan tim di lapangan menunjukkan bahwa ruang perpustakaan sekolah mengalami retakan parah pada dinding, bahkan besi penyangga tiang sudah tampak jelas, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa dan guru. Tak hanya itu, bangunan rumah dinas guru yang dulunya sempat difungsikan sebagai kantin sekolah kini dalam kondisi rusak berat dan sudah tidak dihuni.

Pagar sekolah yang sebelumnya berdiri di sisi luar lingkungan sekolah kini telah runtuh. Kepala SD Negeri 87 Appasareng, Sugiman, S.Pd., menjelaskan bahwa pihak sekolah terpaksa membongkar pagar tersebut karena kondisinya sudah sangat miring dan mengarah ke rumah warga sekitar.

> “Kami terpaksa membongkar pagar itu karena posisinya sudah sangat miring ke rumah tetangga. Kalau dibiarkan, bisa lebih berbahaya,” ujar Sugiman kepada Centerinvestigasi.id.

 

Beliau juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dan instansi terkait memberikan perhatian lebih terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

> “Kami berharap ada bantuan dan perhatian dari dinas pendidikan maupun pemerintah daerah, demi keselamatan dan kenyamanan siswa serta tenaga pengajar,” tambahnya.

Meskipun dalam keterbatasan, aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan, namun harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan risiko lebih besar.

Kondisi ini mencerminkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah-wilayah yang kurang tersentuh pembangunan secara optimal.

Pewarta: Iwan Sanjaya
Editor: Rusmin

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *