Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Suardi Daeng Roa Majukan Diri di Muscab Apdesi Takalar 2025, Tantang Dominasi Galesong

656
×

Suardi Daeng Roa Majukan Diri di Muscab Apdesi Takalar 2025, Tantang Dominasi Galesong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Takalar, Centerinvestigasi.id — Dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Takalar periode 2025–2030 memasuki babak baru. Suardi Daeng Roa, Kepala Desa Patani dari Kecamatan Mappakasunggu, resmi menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Apdesi Takalar.

Example 300×600

Deklarasi yang disampaikan Suardi pada Minggu (29/6/2025) sontak mengubah peta kekuatan politik desa di Takalar. Figur yang sebelumnya tidak banyak diperhitungkan ini muncul sebagai simbol keterwakilan dari wilayah non-Galesong—wilayah yang selama ini dinilai kurang mendapat porsi kepemimpinan dalam tubuh Apdesi.

“Pertarungan ini bukan soal nama besar, tapi keberanian membawa aspirasi desa-desa yang selama ini dipinggirkan. Kami hadir untuk memperjuangkan keterwakilan yang adil dan merata,” ujar Suardi dalam keterangan kepada media.

Suardi mengklaim telah mendapat dukungan dari puluhan kepala desa lintas kecamatan, terutama dari wilayah tengah dan selatan Takalar. Kehadirannya dinilai mampu membangkitkan semangat baru dan memperluas poros kekuatan dalam Muscab Apdesi mendatang.

“Kami tidak sekadar mencalonkan diri, tapi membawa amanah dan harapan dari sahabat-sahabat kepala desa untuk membawa wajah baru dalam kepemimpinan Apdesi,” tambahnya.

Sebelum kemunculan Suardi, dua nama dari kawasan Galesong Raya telah lebih dahulu mengemuka, yakni Abdul Asis Daeng Nyampa (Kepala Desa Tamasaju) dan Syamsualam (Kepala Desa Tarowang). Abdul Asis disebut-sebut telah mengamankan dukungan dari lebih 30 kepala desa, sementara Syamsualam yang juga aktif di organisasi Pemuda Muhammadiyah, mendapat dukungan dari sejumlah kepala desa di wilayah kepulauan seperti Tanakeke.

“Keikutsertaan saya bukan soal ambisi jabatan, tapi komitmen memperjuangkan hak dan posisi kepala desa secara substantif,” ujar Syamsualam saat dikonfirmasi.

Kehadiran Suardi Daeng Roa kini memperluas spektrum pertarungan. Muscab Apdesi Takalar tak lagi berporos tunggal ke Galesong, namun mulai menunjukkan dinamika persaingan yang lebih merata secara geografis.

Tokoh senior kepala desa, Darwis alias Tetta Nawang, menyebut bahwa Muscab kali ini akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah perjuangan Apdesi ke depan.

“Kita butuh pemimpin yang bukan hanya punya dukungan massa, tapi juga paham realitas di lapangan. Suardi salah satu yang punya rekam jejak kuat di akar rumput,” ungkapnya.

Selain ketiga nama utama tersebut, sejumlah figur lain juga mulai diperbincangkan seperti Parawangsa (Kepala Desa Kale Ko’mara) dan Muhammad Aksin Suarso (Kepala Desa Bontokassi), yang dinilai sedang membangun kekuatan dari wilayah tengah dan selatan Takalar.

Dengan konstelasi yang kian kompleks, Muscab Apdesi Takalar 2025 diperkirakan akan berlangsung ketat, terbuka, dan penuh dinamika. Di tengah pertarungan para figur berpengaruh, Suardi Daeng Roa muncul sebagai wajah perubahan dan harapan dari desa-desa pinggiran yang siap menyuarakan keadilan struktural dalam kepemimpinan desa.

Pewarta : Kardewa

Min        : Min

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *