Kolaka, 8 Agustus 2025, Centerinvestigasi.id – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, berlangsung istimewa tahun ini. Turnamen Sepak Takraw yang digelar di Lapangan Kelurahan Wolo tampil lebih besar, lebih meriah, dan lebih inklusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, berkat sistem pendaftaran open yang terbuka untuk seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dibawah komando Ketua Panitia Muh. Muhajir, S.Pd., format kompetisi sengaja dimodifikasi agar perayaan kemerdekaan ke-80 ini memiliki nilai sejarah tersendiri. “Tahun ini kami ingin menghadirkan turnamen yang tidak hanya menjadi hiburan lokal, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi olahraga tingkat regional. Dengan membuka pendaftaran se-Sultra, persaingan lebih sehat, kualitas pertandingan meningkat, dan semangat kebersamaan semakin terasa,” ujar Muhajir di sela pertandingan.
Kebijakan ini menuai respons positif dari berbagai daerah. Tim-tim tangguh dari Kota Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara, dan wilayah lain di Sultra ikut berlaga, bahkan sebagian atlet berpengalaman di Pekan Olahraga Nasional (PON) turut memeriahkan ajang ini. Kehadiran Ketua PSTI (Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia) Kabupaten Kolaka, Hasdiman, SE, juga menambah semangat para peserta dan penonton.
Kesuksesan penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak:
1. Heriyanto Junaid, S.T, Anggota DPRD Kabupaten Kolaka, yang memberikan kontribusi sponsorship penting bagi kelancaran kegiatan.
2. Pemerintah Kecamatan Wolo, yang memfasilitasi kebutuhan operasional dan teknis pertandingan.
3. PT. WIL, yang turut memberikan dukungan sebagai sponsor pendamping.
4. Tokoh masyarakat Kelurahan Wolo, termasuk Parah Toko, yang berperan aktif memobilisasi dukungan warga.
Kombinasi dukungan legislatif, eksekutif, sektor swasta, dan masyarakat ini membuat turnamen berjalan lancar, menyediakan fasilitas yang layak, hadiah yang menarik, dan suasana kompetisi yang kondusif. “Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan dukungan. Ini adalah bukti nyata bahwa olahraga bisa menjadi sarana membangun kebersamaan, nasionalisme, dan kebanggaan daerah,” tambah Muhajir.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Ratusan warga memadati lapangan setiap hari untuk menyaksikan laga demi laga yang menyajikan adu teknik, kelincahan, dan strategi dari regu-regu terbaik Sultra. Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini menjadi simbol persatuan dan semangat juang, selaras dengan makna kemerdekaan yang tengah dirayakan seluruh bangsa.
Dengan suksesnya gelaran ini, Kecamatan Wolo tidak hanya menorehkan prestasi sebagai tuan rumah yang baik, tetapi juga mengukuhkan perannya sebagai pusat kegiatan olahraga yang mampu mempersatukan masyarakat lintas daerah dalam satu semangat: merayakan kemerdekaan Republik Indonesia.
Pewarta. : Team kolaka
Editor. : Min



















