Jakarta, 17 Agustus 2025, Centerinvestigasi.id – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80, Presiden RI menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangan di hadapan anggota DPR RI, Jumat (15/8/2025).

Dalam paparannya, Presiden menegaskan arah pembangunan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera di tengah ketidakpastian global. Tercatat, perekonomian nasional tumbuh 5,12 persen, konsumsi masyarakat naik 4,97 persen, investasi meningkat 6,99 persen, serta ekspor melonjak 10,67 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,76 persen, disertai penurunan angka kemiskinan dan terbukanya lapangan kerja baru.
Prioritas RUU APBN 2026 diarahkan pada keberlanjutan program strategis, antara lain subsidi pupuk, BBM, listrik, dan LPG 3 kg; pengembangan energi terbarukan; program Makan Bergizi Gratis bagi 82,9 juta penerima; serta perluasan Program Indonesia Pintar, KIP Kuliah, dan beasiswa LPDP. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan peningkatan gaji dan kompetensi guru, bantuan iuran kesehatan, pinjaman berbunga rendah untuk Koperasi Desa Merah Putih, modernisasi alutsista dan industri pertahanan dalam negeri, serta pembangunan tiga juta rumah rakyat
Pewarta : Nurdin Bengga
Editor : Min



















