Takalar, Centerinvestigasi.id Sabtu 17 Januari 2026 – Pasangan lansia, Dg. Tompo (80) dan Ngintang (75),tinggal di gubuk sederhana di dusun ma’cini baji desa ujung baji kecamatan sanrobone kabupaten takalar.Mereka berharap dapat segera mendapatkan perhatian dan bantuan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Dg. Tompo, yang buta, tidak bisa bekerja, sehingga istrinya, Ngintang, harus bekerja keras untuk mencari nafkah. Namun, kemampuan Ngintang juga terbatas karena usianya yang sudah tua.
Anehnya, Dg. Tompo yang buta ini tidak pernah mendapat bantuan apapun, bahkan sembako dari desa tempat ia tinggal pun tidak pernah sampai kepadanya, seolah-olah keberadaannya tidak terlihat oleh pemerintah.
Warga sekitar berharap pemerintah Takalar dapat segera mengambil tindakan untuk membantu pasangan lansia ini. “Mereka sudah tua, tidak ada yang bisa diandalkan lagi. Kami berharap pemerintah dapat membantu mereka,” kata seorang warga.
Keadaan ini sangat memprihatinkan dan perlu perhatian pemerintah Takalar untuk turun tangan, meninjau langsung dan memasukkan mereka ke data terpadu kesejahteraan sosial.
Pemerintah Takalar diharapkan segera mengambil tindakan untuk membantu pasangan lansia ini sebab mereka berhak mendapatkan perhatian dan bantuan pemerintah,Sampai berita ini terbit belum ada konfirmasi dari pemerintah desa ujung baji
Pewarta : kardewa
Editor : Redaksi



















