Makassar, Centerinvestigasi.id – Beredar dan viral sebuah video pengemudi mobil dan pengendara motor yang cekcok diberbagai media sosial beberapa waktu lalu.
Dari isi video tersebut memperlihatkan 2 pria yang bersitegang dengan pengemudi mobil dipertigaan jalan Daeng Ramang, Kelurahan Laikang.
Diketahui 2 pria tersebut bernama Prada (Kc) Ary Risyad dan Prada (Kc) Kurniawan berasal dari Gowa dan Takalar dan keduanya merupakan Anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI KODIM 1409 GOWA.
Dari pantauan wartawan Centerinvestigasi.id, awalnya pengemudi mobil hendak beralih arah dipertigaan jalan Daeng Ramang namun tanpa menyalakan lampu sein, kemudian mobil tersebut mengerem secara mendadak dan akibatnya membahayakan pengendara lain.
Ari dan Kurniawan pada saat itu berada dibelakang mobil hampir tidak dapat menghindar dan nyaris menabrak mobil tersebut.
Ary yang saat itu sedang mengemudikan motor berniat menegur sang sopir agar menyalakan lampu isyarat (sein) saat ingin berbelok.
“Kalau mau belok harus pakai weser Pak. Dan kalau mau lurus jangan rem mendadak,” kata Ary saat itu menegur sopir.
Namun, saat itu pengemudi mobil yang diketahui bernama Muhammad Fajar asal Mandai Sudiang tidak terima ditegur.
Mendengar teguran Ary, Fajar pun tidak terima dan membalas dengan kalimat seolah menantang.
“Kenapaikah,? Ayo ke GOR, berhenti di sana dan ketemu di sana,” Ary menjelaskan menirukan Fajar, sambil menunjuk tempat yang dimaksud.
Namun, sesampainya di lokasi, Fajar tak berhenti malah ia menancap gas dan menyerempet motor yang dikendarai Ary dan Kurniawan hingga terjatuh, sontak keributan pun terjadi.
Melihat keributan itu, warga setempat ramai-ramai mendatangi lokasi untuk melerai keduanya, kemudian menyusul Babinsa Kelurahan Sudiang Raya bersama Bimas dengan sigap datang ke lokasi kejadian.
Setelah itu Petugas mengarahkan kedua belah pihak untuk mencari jalan tengah Di Polsek Biringkanaya.
Dan dari kejadian itu, Kurniawan mengalami lebam di kaki kanan dan tangan terkilir akibat tersersmpet sebelumnya, sedangkan kaca bagian pengemudi mobil Cayla pecah akibat pukulan pengendara motor yang marah melihat Ary dan Kurniawan diserempet.
Sementara itu sumber yang enggan disebutkan namanya, juga menyayangkan pemberitaan yang menyudutkan pihak Ary dan Kurniawan. Dia mengatakan, video yang diunggah di medsos benar adanya. Dirinya meminta agar semua pihak lebih bijak dalam bersosial media karena masalah kedua belah pihak ini sudah terselesaikan secara kekeluargaan, Ungkapnya. (Senin 04/11).



















