Jakarta, Centerinvestigasi.id – Ketua Umum Majelis Roiyah Indonesia (MRI), Gus Farkhan Evendi, bersama sejumlah tokoh seperti Habib Ahmad Assegaf dari Pasuruan, KH. Abdul Malik, KH. Nasiruddin Arif dari Surabaya, KH. Nur Rohman (Pengasuh Ponpes Assofa Tangerang), H. Henry Ardianto, Aditya Utama, dan M. Nur Said, melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Pertahanan (Unhan).
Rombongan diterima oleh Mayor Jenderal TNI Rachmat Setiawibawa, yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan, didampingi Letnan Kolonel Panji, di Gedung Universitas Pertahanan, Jalan Salemba Raya, Jakarta, pada Jumat (21/12).

Kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, sejalan dengan visi MRI untuk membangun harmonisasi nasional.
Mayor Jenderal Rachmat menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Terima kasih kepada Gus Farkhan, Habib Ahmad, dan rombongan atas kunjungannya. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan saling memperkuat. Kita perlu mendukung perdamaian dan pertahanan nasional bersama-sama. Saya doakan Gus Farkhan dapat berkhidmat lebih besar lagi untuk bangsa ini,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Farkhan menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen bangsa.
“Indonesia adalah negara dengan keragaman yang luar biasa. Untuk membangun bangsa yang maju dan damai, kita perlu bersatu dan saling mendukung, terutama antara ulama dan pemerintah,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya ketegangan sosial belakangan ini.
“Ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah dan persoalan ekonomi sering menjadi pemicu konflik. Oleh karena itu, sinergi antara semua pihak menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini,” jelasnya.
Gus Farkhan menekankan peran strategis ulama dalam masyarakat.
“Ulama memiliki pengaruh besar dalam membentuk pandangan dan perilaku masyarakat. Sinergi dengan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kondusif demi pembangunan nasional, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” tambahnya.
Pertemuan ini juga menjadi momen penting untuk mengajak semua elemen masyarakat—baik pemerintah maupun rakyat—berkolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Gus Farkhan berharap melalui MRI, kolaborasi yang lebih erat dapat tercipta untuk mencapai tujuan bersama.
“Mayor Jenderal Rachmat tidak hanya aktif di TNI, tetapi juga dikenal sebagai tokoh yang peduli pada dunia pendidikan dan kemasyarakatan,” kata Gus Farkhan.
Diketahui bahwa Mayjen Rachmat juga memimpin Yayasan Pendidikan Junudurrahman di Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.
Lebih lanjut, Gus Farkhan menjelaskan bahwa inisiatif seperti ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat secara lebih efektif sekaligus menciptakan stabilitas yang diperlukan untuk kemajuan Indonesia.
Sebagai Ketua MRI, Gus Farkhan sebelumnya banyak didukung oleh ulama untuk melanjutkan posisi Gus Miftah Maulana Habiburrahman sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama. Namun, ia menegaskan bahwa agenda kali ini murni merupakan kegiatan silaturahmi rutin MRI, yang bertujuan mempererat hubungan dengan berbagai elemen, termasuk TNI.
“MRI akan terus berupaya membangun hubungan baik antar elemen bangsa demi menjaga persatuan dan kesatuan. Dengan kerja sama yang erat, pembangunan nasional dapat berjalan lancar, membawa Indonesia menjadi negara yang semakin baik dan maju,” tutup Gus Farkhan.



















