Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Berkomitmen Wujudkan Program Gratispol

504
×

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Berkomitmen Wujudkan Program Gratispol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Samarinda, Centerinvestigasi.id – GUBERNUR Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan komitmen mereka untuk merealisasikan program unggulan Gratispol (Gratis Pendidikan dan Pelayanan Publik). Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim ke-8 yang digelar pada Senin (3/3), keduanya menyampaikan rencana konkret untuk mengimplementasikan program tersebut dalam 100 hari pertama kepemimpinan mereka.

Dalam pidatonya, Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Gratispol akan mencakup berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, umroh, dan akses wireless fidelity (WiFi) gratis. Ia optimistis bahwa program ini dapat segera dijalankan dalam waktu dekat.

Example 300×600

“Insyaallah, tahun ini Gratispol akan kami sinkronisasikan agar bisa segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya penuh keyakinan.

Meskipun belum merinci jumlah anggaran yang dibutuhkan, Rudy memastikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim mampu mendukung program ini, terutama dalam sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama, sehingga anggaran di sektor lain akan disesuaikan untuk memastikan setiap anak di Kaltim bisa bersekolah dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut.

Wakil Gubernur Seno Aji turut menambahkan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) terkait Gratispol kini tengah dalam tahap finalisasi. Jika tidak ada hambatan, pergub tersebut dijadwalkan akan ditandatangani dalam waktu dekat dan langsung diterapkan.

Terkait penerima manfaat program ini, Seno menegaskan bahwa Gratispol berlaku untuk semua kalangan tanpa batasan, kecuali bagi mahasiswa Strata 1 (S1) yang dibatasi usia maksimal 25 tahun.

“Semua masyarakat bisa mendapatkan pendidikan gratis, namun untuk jenjang S1, kami menetapkan batas usia maksimal 25 tahun agar program ini lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa penyaluran dana pendidikan dalam program Gratispol akan dilakukan langsung ke akun masing-masing penerima tanpa melalui sistem seleksi yang berbelit.

“Tidak ada seleksi, dana akan langsung disalurkan ke akun pelajar dan mahasiswa. Sistem ini kami rancang agar lebih transparan dan efisien, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua yang berhak,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dipersiapkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim berharap program Gratispol dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelayanan publik.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *