Watansoppeng, Centerinvestigasi.id —
SD Negeri 42 Turungeng Lappae, Desa Tottong, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, menggelar kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Rabu (4/6/2025) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan siswa sejak dini, serta menjadi ajang implementasi nyata dari Kurikulum Merdeka yang kini diterapkan di berbagai satuan pendidikan di Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, para siswa, serta orang tua murid. Kehadiran orang tua diharapkan dapat mendorong semangat dan kepercayaan diri siswa dalam menampilkan hasil karya mereka.
Sebagai bagian dari Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), P5 merupakan program kokurikuler yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan karakter yang sejalan dengan enam dimensi profil pelajar Pancasila, yakni: beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Projek P5 tidak dilaksanakan dalam mata pelajaran reguler, melainkan memiliki alokasi waktu tersendiri agar siswa bisa lebih mendalam mengeksplorasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui pengalaman langsung bersama teman, guru, dan lingkungan sekitar.
Tema P5 kali ini menitikberatkan pada penguatan jiwa kewirausahaan, salah satu isu penting yang diangkat dalam P5, di samping isu-isu lainnya seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, kesehatan mental, budaya, demokrasi, dan pemanfaatan teknologi.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep wirausaha secara teori, tetapi juga mampu menunjukkan aksi nyata dalam bentuk produk atau layanan sederhana sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.
Pewarta: Iwan Sanjaya
Editor: Min



















