Watansopppeng, Centerinvestigasi.id — Warga Desa Kessing, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, akhirnya dapat bernapas lega setelah sebulan mengalami kesulitan akses akibat pembangunan jembatan penghubung antar kampung yang sedang dikerjakan.

Pada Minggu (27/7), jembatan alternatif yang dibangun secara gotong royong oleh warga bersama pemerintah desa akhirnya dapat digunakan. Kehadiran jembatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, terutama karena sangat membantu kelancaran aktivitas sehari-hari, terlebih saat hari pasar.
“Setelah satu bulan harus menempuh jarak yang jauh, terutama di hari pasar, kami sangat terbantu dengan adanya jembatan alternatif ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui oleh wartawan Centerinvestigasi.id.
Tokoh pemuda Desa Kessing, Nur Alam Abra, turut menyampaikan rasa syukur atas tersedianya akses sementara tersebut. “Dengan adanya jembatan ini, masyarakat merasa lega. Terlebih saat ini sedang berlangsung berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan di tingkat Kecamatan Donri-Donri yang dipusatkan di Desa Kessing,” ujarnya.
Kepala Desa Kessing, A. Adam Malik, bersama tokoh masyarakat berharap jembatan alternatif ini dapat dimanfaatkan secara optimal selama masa pengerjaan jembatan utama yang diperkirakan akan rampung dalam lima bulan ke depan.
Pembangunan jembatan alternatif ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam mengatasi persoalan akses transportasi warga.
Pewarta : AH
Editor : Min



















