Maros, Centerinvestigasi.id — 14 Maret 2026 — Pihak PDAM Kabupaten Maros memberikan klarifikasi terkait lonjakan tagihan rekening air yang sempat mencapai jutaan rupiah pada salah satu pelanggan. Penjelasan tersebut disampaikan melalui Arman yang mewakili Direktur PDAM Maros dan Kepala Bagian Hubungan Langganan.

Dalam keterangannya kepada tim Media Center Investigasi, Arman menjelaskan bahwa nilai rekening yang sempat muncul sekitar Rp7 juta sebenarnya belum menjadi tagihan yang harus dibayarkan oleh pelanggan.
“Awalnya Bapak Direktur mengira nilai tersebut sudah menjadi tagihan. Namun setelah dilakukan pengecekan kembali, ternyata angka tersebut belum menjadi tagihan pembayaran. Nilai tersebut merupakan akumulasi pemakaian yang rencananya menjadi dasar perhitungan untuk bulan berikutnya, yaitu bulan April,” jelas Arman.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Direktur PDAM Maros telah mengambil kebijakan khusus untuk meringankan pelanggan tersebut. Tagihan yang sebelumnya tercatat sekitar Rp7 juta lebih direvisi dan hanya dikenakan biaya beban sekitar Rp37 ribu.
“Bapak Direktur memberikan kebijakan agar tagihan tersebut direvisi menjadi beban saja sekitar Rp37 ribu.
Selain itu, selama rumah pelanggan masih dalam kondisi kosong dan tidak dihuni, pemakaian air akan dihitung maksimal 10 meter kubik setiap bulan, sehingga pembayarannya setara dengan biaya beban bulanan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak PDAM Maros juga mengingatkan agar pelanggan segera memperbaiki pipa air yang diketahui mengalami kebocoran di area rumah tersebut. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya lonjakan pemakaian air di kemudian hari.
“Harapan Bapak Direktur agar pipa yang bocor bisa segera diperbaiki. Jika stop kran dalam kondisi terbuka sementara pipa masih bocor, maka meteran air akan terus berputar meskipun air tidak digunakan di dalam rumah,” tambah Arman.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Media Center Investigasi, Rusmin, juga telah melakukan konfirmasi langsung kepada Direktur Utama PDAM Maros terkait penjelasan tersebut. Dalam konfirmasi tersebut, pihak Direktur membenarkan keterangan yang telah disampaikan melalui perwakilannya.
PDAM Maros menegaskan bahwa kebijakan ini diberikan sebagai bentuk solusi sementara sekaligus langkah untuk memberikan keringanan kepada pelanggan, dengan tetap mengimbau agar perbaikan instalasi pipa segera dilakukan guna menghindari lonjakan pemakaian air di masa mendatang.
(Redaksi – Media Center Investigasi / Centerinvestigasi.id)



















