SOPPENG, Centerinvestigasi.id– SEBUAH musibah kebakaran melanda wilayah Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, pada Kamis (23/4/2026). Peristiwa ini menghanguskan sebuah rumah panggung milik Arifin (70), seorang petani warga Kampung Balombongnge, Lingkungan Appanang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.35 WITA. Insiden bermula ketika Zahyra Ramadhani (15), cucu korban, yang sedang berbaring di dalam rumah mendengar suara ledakan dari salah satu kamar. Zahyra segera melaporkan hal tersebut kepada neneknya, Tiha (65).
Tiha langsung menuju kamar yang terkunci dan berhasil mendobrak pintu. Di dalamnya, ia menemukan sebuah televisi tabung yang mengeluarkan percikan api. Bersama Zahyra, Tiha berupaya memadamkan api menggunakan air, namun upaya tersebut gagal karena api cepat membesar disertai kepulan asap tebal. Keduanya kemudian menyelamatkan diri sambil meminta bantuan warga.
Merespons kejadian itu, warga sekitar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Beberapa armada damkar dari berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Jennae, Takkalalla (Kecamatan Marioriwawo), Lalabata, Lilirilau, dan Ganra, segera dikerahkan ke lokasi.
Setelah berjuang selama nearly dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.25 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil yang diderita pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Barang-barang yang hangus meliputi satu unit rumah panggung beserta isinya, emas seberat 100 gram, uang tunai Rp25 juta, dan 20 karung gabah.
Berdasarkan analisis sementara di lokasi, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada televisi tabung yang sedang menyala. Percikan api tersebut dengan cepat menjalar ke struktur rumah yang mayoritas berbahan kayu, sehingga sulit dikendalikan oleh penghuni sebelum bantuan tiba.
Dalam penanganan kejadian ini, aparat setempat turut membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi. Personel yang terlibat terdiri dari 2 anggota Koramil Liliriaja, 2 anggota Satpol PP Kecamatan Liliriaja, dan 3 anggota Polsek Liliriaja. Lokasi kejadian telah diamankan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya pemilik rumah berbahan kayu, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik dan selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak guna.
Pewarta: Ashar
Editor: Min



















