SOPPENG, CENTERINVESTIGASI.ID — Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Pesta Adat Mappadendang yang digelar masyarakat Dusun Bera, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Soppeng H. Naspiding, Danramil 1423-02/MRW Letda Arm Hertasning, jajaran Pemkab Soppeng, PJU Polres Soppeng, unsur Forkopimcam Marioriawa, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda setempat.
Mappadendang merupakan tradisi khas masyarakat Bugis yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen, sekaligus upaya melestarikan warisan budaya dan kearifan lokal secara turun-temurun.
Dalam kesempatannya, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menyampaikan bahwa tradisi Mappadendang memiliki nilai strategis dalam mempererat tali silaturahmi dan solidaritas sosial warga.
“Tradisi Mappadendang adalah kekayaan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap adat merupakan hal yang patut kita jaga bersama,” ujar Kapolres.
Ia menekankan, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan terciptanya kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kehadiran jajaran kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman. Silakan laksanakan tradisi adat dengan baik, namun tetap mengedepankan ketertiban dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, personel Polsek Marioriawa diterjunkan guna mengawal jalannya acara.
Petugas Bhabinkamtibmas juga aktif mengimbau warga agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.
Kapolres menambahkan, pemeliharaan kamtibmas membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat dan pemuda.
“Keamanan akan lebih mudah diwujudkan apabila masyarakat ikut berperan aktif. Kami mengajak warga menjaga suasana tetap kondusif agar tradisi ini terus diwariskan ke generasi mendatang,” tuturnya.
Rangkaian Pesta Adat Mappadendang di Dusun Bera berakhir pukul 11.30 WITA. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali.




















