Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSORGANISASIPENDIDIKAN - BUDAYA

Sapa Pelosok Makassar Punya Cerita Bawa Semangat Pendidikan dan Gotong Royong ke Bawasolo

16
×

Sapa Pelosok Makassar Punya Cerita Bawa Semangat Pendidikan dan Gotong Royong ke Bawasolo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pangkajene,Centerinvestigasi.id dan Kepulauan — Komunitas Makassar Punya Cerita (MPC) menggelar kegiatan kerelawanan bertajuk Sapa Pelosok di Kelurahan Bawasolo, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada 28–30 Agustus 2026. Selama tiga hari, puluhan relawan mengabdikan diri melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kesehatan sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pelosok.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih masjid yang melibatkan relawan dan masyarakat setempat. Kegiatan gotong royong tersebut menjadi simbol pembuka dari semangat kolaborasi yang diusung Makassar Punya Cerita, yakni membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan sederhana namun bermakna.

‎Setelah itu, para relawan melanjutkan kegiatan mengajar di sekolah dasar dengan menghadirkan pembelajaran interaktif sekaligus sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dalam sesi tersebut, siswa diajarkan pentingnya menjaga kebersihan diri melalui praktik mencuci tangan yang baik dan benar sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.

‎Suasana semakin semarak ketika anak-anak mengikuti berbagai perlombaan tradisional yang disiapkan oleh panitia. Lomba lari kelereng, memindahkan air dengan mata tertutup menggunakan topeng berbentuk kerucut, hingga joget balon menjadi sarana untuk menumbuhkan keberanian, kerja sama, dan kegembiraan di tengah keterbatasan fasilitas hiburan yang dimiliki desa.

‎Ketua Makassar Punya Cerita, Firahaspita, S.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya demi menyukseskan Sapa Pelosok. Menurutnya, semangat kebersamaan para volunteer menjadi fondasi utama terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan.

‎“Kami sangat mengapresiasi seluruh teman-teman volunteer yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk ikut dalam kegiatan Sapa Pelosok ini. Begitu juga dengan seluruh anggota Makassar Punya Cerita yang sejak awal sampai kegiatan berakhir terus membersamai dan mengambil peran dalam setiap rangkaian kegiatan. Bagi kami, kehadiran mereka adalah bagian penting yang membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan penuh semangat dan kebersamaan,” ujar Firahaspita.

‎Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Bawasolo yang telah menerima para relawan dengan hangat. Antusiasme warga, khususnya anak-anak yang aktif belajar, mengikuti perlombaan, dan berinteraksi bersama relawan, menjadi pengalaman yang paling membekas bagi komunitas tersebut.

‎“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya tentang apa yang telah kami lakukan selama berada di Bawasolo, tetapi tentang kebersamaan yang terbangun antara komunitas, volunteer, dan masyarakat. Semoga silaturahmi yang terjalin tidak berhenti ketika kami kembali ke Makassar dan menjadi awal kolaborasi yang lebih panjang,” tambahnya.

‎Sementara itu, Founder Makassar Punya Cerita, Idil Akbar Ansar, S.Si., menegaskan bahwa Sapa Pelosok lahir dari keyakinan bahwa pengabdian bukan sekadar menghadirkan program, melainkan membangun hubungan yang tulus dengan masyarakat.

‎“Sapa Pelosok ini bukan hanya tentang datang membawa program, kemudian selesai setelah kegiatan berakhir. Bagi kami, Sapa Pelosok adalah tentang bagaimana kita belajar untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar cerita mereka, berinteraksi, dan memahami bahwa setiap daerah memiliki kehidupan, tantangan, serta potensi yang luar biasa,” kata Idil.

‎Menurutnya, relawan mungkin datang dengan niat berbagi, namun justru pulang membawa pelajaran tentang kesederhanaan, solidaritas, dan semangat masyarakat dalam saling menguatkan. Nilai-nilai itulah yang diharapkan menjadi bekal untuk terus menghadirkan gerakan kebaikan di berbagai pelosok lainnya.

‎Melalui program Sapa Pelosok, Makassar Punya Cerita berharap pengabdian masyarakat dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga memperkuat ikatan sosial, memperluas akses pendidikan, dan menumbuhkan harapan bagi anak-anak di daerah pelosok.

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *