PAMEKASAN Centerinvestigasi.id Arek Lancor, Pamekasan, Minggu (30/8/2026), berubah menjadi lautan manusia. Sekitar 36 ribu peserta memadati Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang digelar dalam rangka grand opening Central 88 Gold Jewellery.
Skala kegiatan tersebut menjadi sorotan. Ribuan warga dari berbagai daerah di Madura hadir dalam satu agenda yang memadukan olahraga, hiburan, bisnis, hingga kepedulian sosial.
Namun, di balik gemerlap pembukaan toko emas tersebut, ada satu pesan yang sengaja ditegaskan sang pemilik: membeli sekaligus berbagi.
Founder Barisan Relawan Bani Insan Peduli (Bashra BIP) sekaligus Direktur Utama Central 88 Gold Jewellery, Ali Zainal Abidin, menyebut konsep tersebut dengan istilah MBG — Membeli dan Berbagi.
Menurut Ali, penjualan emas di Central 88 Gold Jewellery diarahkan untuk memberikan manfaat kepada kaum dhuafa dan anak yatim.
Siapa pun yang membeli di toko emas kami, sama halnya berbagi, karena semua hasil dari penjualan dari toko emas ini 100 persen untuk kaum dhuafa dan anak yatim,” ujar Ali.
Jumlah peserta menjadi salah satu angka terbesar yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ali menyatakan, sekitar 36 ribu peserta tercatat memperoleh kupon JJS. Mekanisme pendataan dilakukan dengan ketentuan satu KTP untuk satu peserta.
Peserta sebanyak 36 ribu orang ini real tanpa ada update, karena proses untuk mendapatkan kupon, satu KTP hanya berlaku satu orang,” katanya.
Jika angka tersebut sesuai dengan data kupon yang disebutkan panitia, maka JJS Central 88 menjadi salah satu kegiatan dengan partisipasi massa yang sangat besar di Pamekasan.
Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan bersama sejumlah pengusaha lokal turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Tak berhenti pada JJS, Central 88 juga menyiapkan hadiah utama berupa paket perjalanan ibadah umrah.
Total enam paket umrah disediakan. Empat paket diberikan kepada peserta, sementara dua paket lainnya diperuntukkan bagi unsur keamanan.
Total ada enam paket umrah, dengan rincian empat tiket umrah untuk peserta dan dua tiket umrah untuk keamanan,” jelas Ali.
Di balik keramaian panggung dan ribuan peserta, transaksi emas juga bergerak.
Ali mengungkapkan, sejak Central 88 Gold Jewellery dibuka, total pembelian emas telah mencapai sekitar 6,7 kilogram.
Salah satu transaksi terbesar yang disebutnya berasal dari CEO PT Bawang Mas Group, Haji Khairul Umam, dengan pembelian sekitar 2 kilogram emas.
Alhamdulillah, total yang sudah laku sebesar 6,7 kilogram dari beberapa kolega kami, termasuk salah satunya Haji Khairul Umam yang sudah membeli 2 kilogram emas,” ungkap Ali.
Grand opening Central 88 Gold Jewellery akhirnya tidak hanya berbicara tentang toko emas dan angka transaksi.
Di tengah kerumunan puluhan ribu warga, Central 88 membawa narasi bahwa aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Konsep “Membeli dan Berbagi” menjadi pesan yang paling kuat dari kegiatan tersebut.
Momentum ini sekaligus dirangkai dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari Arek Lancor, Central 88 ingin membangun sebuah narasi sederhana: emas boleh berkilau, tetapi manfaat sosial diharapkan jauh lebih bersinar.




















