Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWSORGANISASI

Senkom Karanganyar Asah Kompetensi Relawan dalam Latihan Gabungan

21
×

Senkom Karanganyar Asah Kompetensi Relawan dalam Latihan Gabungan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KARANGANYAR, Centerinvestigasi.id — Menjadi relawan bukan hanya soal hadir paling cepat ketika bencana terjadi. Di balik respons cepat, ada pengetahuan, keterampilan, koordinasi, komunikasi, dan kesiapan mental yang harus terus diasah.

Prinsip tersebut menjadi semangat Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar saat menggelar Latihan Gabungan (Latgab) 2026, Minggu (30/8/2026).

Example 300×600

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di Gedung Serbaguna Budi Luhur Mulia, Ngeplak, Karangpandan, Karanganyar.
Latihan melibatkan unsur bidang Pertolongan, SAR dan Kebencanaan (PBSAR), PHMAL, GAKTIB, serta Telematika dari jajaran Senkom Mitra Polri di Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini diarahkan untuk membangun kesiapan anggota menghadapi berbagai kondisi darurat. Sebab, ketika terjadi bencana, kemampuan individu harus berpadu dengan kerja tim agar pertolongan dapat diberikan secara cepat, tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, S.IP., M.M., mengapresiasi langkah Senkom meningkatkan kapasitas relawannya.
“Dengan kegiatan gabungan ini, kita meningkatkan kemampuan dalam upaya kegiatan kemanusiaan,” ujar Sugiharjo.
Menurutnya, peningkatan kompetensi relawan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah. BPBD, kata dia, terbuka memberikan dukungan terhadap berbagai pihak yang berupaya meningkatkan kemampuan dan kapasitas dalam kebencanaan.
“Kami siap support siapapun yang melakukan peningkatan kemampuan dan kompetensinya,” katanya.

Sugiharjo juga berpesan agar semangat belajar tidak berhenti setelah pelatihan selesai.
“Teruslah bergerak, terus berdampak untuk kemanusiaan. Terus semangat membantu,” pesannya.

1.235 Personel, Modal Respons Cepat
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar, H. Joko Sutrisno, S.H., M.M., mengatakan kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada jumlah anggota, tetapi juga kesiapan mereka ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Senkom Karanganyar saat ini memiliki sekitar 1.235 personel yang tersebar di berbagai wilayah. Sebaran anggota tersebut menjadi modal untuk membangun respons yang lebih cepat ketika menghadapi kejadian yang membutuhkan bantuan.
“Senkom Mitra Polri di Kabupaten Karanganyar yang jumlahnya 1.235 ini tersebar di seluruh wilayah. Sehingga pergerakan kami akan sangat cepat manakala ada sesuatu yang dibutuhkan,” ungkap Joko.

Namun, Joko menyadari jumlah personel harus diimbangi dengan kompetensi. Karena itu, latihan menjadi sarana untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus memperbaiki kemampuan anggota.
“Kami yakin banyak kekurangan, namun kami ingin terus menjadi orang hebat dengan bisa membantu kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Karanganyar dan umumnya di jagat raya ini,” tuturnya.

Sutaryo: Relawan Harus Tangguh dan Bertanggung Jawab

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Senkom SAR Karanganyar sekaligus Ketua Panitia Latgab, Sutaryo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki sasaran yang lebih jauh daripada sekadar pelaksanaan latihan rutin.

Menurut Sutaryo, Latgab 2026 diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan anggota Senkom Kabupaten Karanganyar, terutama dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
“Latihan gabungan ini kami harapkan menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan anggota, sehingga ketika menghadapi situasi kebencanaan mereka tidak hanya sigap, tetapi juga memahami bagaimana bekerja secara terukur dan bertanggung jawab,” kata Sutaryo.

Ia menambahkan, anggota Senkom yang tersebar di 17 kecamatan diharapkan memiliki kemampuan dasar yang semakin baik dalam penanggulangan bencana dan Search and Rescue (SAR).

Selain kemampuan teknis, latihan juga diarahkan untuk membangun kekompakan. Relawan harus mampu bekerja dalam sebuah tim, memahami pembagian tugas, menjaga komunikasi, serta mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan.
“Harapannya, seluruh anggota dapat menjadi relawan yang tangguh, terampil, sigap, mampu bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Bukan Sekadar Seremonial
Latgab juga mempertemukan sejumlah bidang dengan fungsi berbeda. PBSAR berfokus pada pertolongan, SAR, dan kebencanaan, sementara unsur PHMAL, GAKTIB, dan Telematika memiliki peran pendukung sesuai tugas masing-masing.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa penanganan keadaan darurat membutuhkan kolaborasi. Tidak ada satu pihak yang dapat bekerja sendiri.

Dalam situasi bencana, kecepatan harus berjalan bersama ketepatan. Komunikasi harus diikuti koordinasi, sementara keberanian harus disertai pengetahuan dan prosedur keselamatan.
Karena itu, latihan menjadi investasi penting bagi relawan. Kemampuan yang diasah dalam kondisi latihan diharapkan menjadi bekal ketika mereka benar-benar berhadapan dengan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Pada akhirnya, keberadaan relawan bukan sekadar tentang seberapa cepat datang ke lokasi. Nilai pengabdian justru terlihat dari kemampuan memberikan pertolongan secara sigap, terampil, aman, terkoordinasi, dan manusiawi.

Melalui Latgab Senkom Mitra Polri Karanganyar 2026, semangat tersebut kembali ditegaskan. Relawan yang terus belajar akan lebih siap menghadapi tantangan kebencanaan sekaligus hadir sebagai kekuatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Ghoni)

 

Example 300250 Example 300250 Example 300250 Example 300250
Penulis: TeamEditor: Redaksi
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *