Takalar |Centerinvestigasi.id– Sejumlah pegawai di lingkungan Kantor Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, mengeluhkan kondisi internal kantor yang dinilai kurang mendukung pelaksanaan tugas pelayanan publik sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber internal pada Kamis (6/8/2026), ketersediaan Alat Tulis Kantor (ATK) dasar seperti map, pulpen, hingga kertas HVS disebut kerap kosong. Kondisi ini diklaim menyulitkan para pegawai dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Selain persoalan ATK, para pegawai juga mengaku bahwa hak pembayaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) hingga saat ini belum terealisasi.
Keluhan lain yang mencuat yakni terkait pengadaan seragam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut sumber, pegawai diminta untuk menanggung biaya pembelian seragam tersebut secara mandiri.
Salah seorang sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan kerja mengungkapkan, seluruh proses pengadaan kebutuhan operasional kantor terkesan sangat tertutup dan terpusat pada pimpinan.
”Bahkan kalau kertas habis pun harus beliau yang belanja langsung. Kami tidak diberikan akses atau wewenang untuk membeli sendiri kebutuhan operasional,” ujar sumber tersebut.
Tak hanya itu, keluhan juga mengemuka terkait transparansi anggaran operasional rapat internal. Narasumber menyampaikan bahwa dalam salah satu rapat internal di kantor, Irham selaku Camat Sanrobone memberikan uang konsumsi sebesar Rp25.000 kepada pegawai untuk membeli penganan (kue) selama rapat berlangsung.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan mendalam di kalangan pegawai dan menjadi bahan perbincangan hangat di internal kantor Kecamatan Sanrobone.
Upaya Konfirmasi Redaksi
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, wartawan media ini telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Camat Sanrobone, Irham, guna menjaga keberimbangan berita (cover both sides). Namun, hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban maupun keterangan resmi.
Redaksi Centerinvestigasi.id tetap terbuka untuk memuat ruang Hak Jawab maupun klarifikasi resmi dari Camat Sanrobone demi perimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.



















