Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Polres Soppeng Periksa 71 Gapoktan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Bergulir

69
×

Polres Soppeng Periksa 71 Gapoktan Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Bergulir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watansoppeng, Centerinvestigasi.id – Sebanyak 71 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Soppeng tengah diperiksa oleh Polres Soppeng terkait dugaan penyalahgunaan dana bergulir sebesar Rp 100 juta per kelompok. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2009/2010 dan seharusnya digunakan untuk pengembangan sektor pertanian.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Nurman Matasa, SH, MH, membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Kami sedang dalam proses lidik. Sebanyak 71 Gapoktan telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pengelolaan dana bergulir yang mereka terima,” ujarnya pada Rabu (26/02).

Example 300×600

Dari data yang dihimpun, diketahui bahwa beberapa Gapoktan yang diperiksa sudah tidak aktif dan tidak pernah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagaimana yang diatur dalam regulasi. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan petani.

Keberatan dari KTNA Soppeng

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Soppeng menyampaikan keberatannya terhadap pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh Gapoktan. Ia menilai bahwa pemanggilan ini berdampak psikologis bagi kelompok tani yang masih aktif dan mengelola dana dengan baik.

“Semestinya yang dipanggil hanya Gapoktan yang diduga bermasalah, bukan semuanya. Pemanggilan ini menimbulkan beban sosial bagi kami yang tinggal di desa. Warga jadi memandang kami berbeda,” ungkapnya.

Dugaan Penyimpangan dan Kelanjutan Penyelidikan

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat dana bergulir yang seharusnya membantu pengembangan pertanian justru diduga tidak dikelola secara transparan oleh beberapa kelompok tani. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap apakah terdapat unsur korupsi atau penyalahgunaan dana dalam pengelolaannya.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan memastikan bahwa dana yang diberikan oleh negara benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *