Kolaka, 5 Mei 2025, Centerinvestigasi.id – Sejumlah warga di sekitar wilayah operasi PT Ceria Nugraha indotama (CNI) mengeluhkan kerusakan lahan pertanian mereka akibat genangan air yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan perusahaan tersebut. Tanaman produktif seperti cokelat, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama, kini mati dan tak bisa lagi dipanen.
Salah seorang warga yang terdampak menyebutkan bahwa genangan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun belum ada penyelesaian maupun tanggapan konkret dari pihak perusahaan.
> “Kami sangat dirugikan. Tanaman cokelat kami mati semua, padahal itu sumber penghasilan utama. Kami sudah beberapa kali menyampaikan ke pihak perusahaan, tapi belum ada kepastian soal ganti rugi,” ujarnya sambil meminta namanya tidak dipublikasikan.
Seorang tokoh masyarakat setempat juga menyayangkan lambannya respons dari pihak PT CNI. Ia menegaskan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang seharusnya diutamakan.
> “Perusahaan tambang harus hadir memberikan solusi, bukan membiarkan masyarakat kehilangan mata pencaharian tanpa kompensasi. Pemerintah dan perusahaan harus duduk bersama mencari jalan keluar,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, genangan air terjadi di sejumlah titik lahan milik warga yang berada di sekitar area tambang. Warga mendesak PT CNI segera memberikan penjelasan dan tanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PT CNI belum memberikan tanggapan resmi. Media Center Investigasi telah mengirimkan permintaan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi lebih lanjut.
Pewarta/ Editor : Min



















