Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BREAKING NEWS

Ironi di Pusat Industri: Jalan Desa Labota Bahodopi Rusak Parah, Warga Terjepit Debu dan Kubangan Lumpur di Tengah Geliat Pabrik

146
×

Ironi di Pusat Industri: Jalan Desa Labota Bahodopi Rusak Parah, Warga Terjepit Debu dan Kubangan Lumpur di Tengah Geliat Pabrik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MOROWALI UTARA, Centerincestigasi.id – Kontras yang mencolok terpampang nyata di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali Utara. Di satu sisi, cakrawala dihiasi megahnya cerobong asap kawasan industri yang beroperasi penuh. Namun, di bawah bayang-bayang kemajuan ekonomi tersebut, warga setempat terpaksa bergelut dengan infrastruktur jalan yang hancur lebur, berubah menjadi sumber penyakit dan bahaya kecelakaan setiap harinya.

Berdasarkan pantauan lapangan dan dokumentasi visual yang dihimpun pada 2 April 2026, kondisi ruas jalan utama di Desa Labota berada dalam tahap kerusakan kritis. Permukaan aspal telah hilang, digantikan oleh lubang-lubang besar berisi air keruh dan lumpur pekat saat musim hujan, serta debu tebal yang menyelimuti pemukiman saat musim kemarau.

Example 300×600

Fakta Lapangan: Antara Lumpur dan Debu

Dokumentasi foto yang diambil secara langsung di lokasi (koordinat: -2.871292°, 122.183116°) pada Jumat, 3 April 2026 pukul 09.24 WITA, menunjukkan realitas pahit yang dihadapi warga.

Bahaya Genangan: Saat curah hujan tinggi, jalan berubah fungsi menjadi kolam lumpur raksasa. Air tergenang tanpa saluran drainase yang memadai, menciptakan risiko penyakit kulit dan pernapasan bagi warga, serta potensi kecelakaan bagi pengendara motor yang melintas.

Siksaan Debu: Ketika matahari terik, material tanah yang hancur akibat beban kendaraan berat berubah menjadi debu beterbangan. Warga melaporkan gangguan pernapasan (ISPA) mulai sering menyerang anak-anak dan lansia akibat kualitas udara yang buruk di sekitar permukiman.

Akses Vital Terancam: Jalan ini bukan sekadar jalan tikus, melainkan akses utama perekonomian warga yang dilalui pedagang kecil, kendaraan operasional, dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Kerusakan ini menghambat mobilitas dan meningkatkan biaya operasional kendaraan warga.

Desakan Warga: Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha

Warga Desa Labota menyampaikan keprihatinan mendalam. Mereka merasa terabaikan di tengah klaim kontribusi besar sektor industri terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Daerah kami ini daerah industri, penghasilan daerahnya besar. Seharusnya kesejahteraan warga juga terasa, minimal jalan yang layak,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya demi keamanan. “Kami mendesak Pak Bupati, Camat Bahodopi, dan Kepala Desa untuk segera duduk bersama mencari solusi. Jangan biarkan kami sakit karena debu dan celaka karena lubang jalan.”

Sorotan terhadap kondisi ini juga telah menarik perhatian legislatif. Anggota DPRD setempat sebelumnya telah menyoroti rusaknya ruas jalan penghubung di wilayah Bahodopi dan mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali Utara untuk turun tangan. Meskipun beberapa inisiatif perbaikan titik tertentu dikabarkan telah dilakukan oleh pihak perusahaan, warga menilai cakupan kerusakan di inti permukiman Desa Labota membutuhkan intervensi pemerintah daerah yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Tuntutan Transparansi dan Aksi Nyata

Warga menuntut transparansi mengenai alokasi anggaran perawatan jalan di kawasan industri dan meminta jadwal pasti perbaikan infrastruktur. Mereka berharap sinergi antara Pemkab Morowali Utara, pihak kecamatan, desa, dan pelaku usaha (CSR/TJSL) dapat diwujudkan dalam bentuk fisik, bukan sekadar janji.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Morowali Utara terkait rencana rehabilitasi total ruas jalan Desa Labota.

Publik dan media akan terus memantau perkembangan tindak lanjut dari pihak berwenang. Apakah suara warga di pinggiran pabrik ini akan didengar, ataukah mereka akan terus dibiarkan berjuang sendirian di atas jalan yang rusak?

Pewarta : Deddy Asnawi
Editor : Redaksi.

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *