Scroll untuk baca artikel
Example 300250
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITABREAKING NEWS

Distribusi BBM Tak Merata? Sidrap-Enrekang Normal, Soppeng Justru Dihantui Antrean Panjang

75
×

Distribusi BBM Tak Merata? Sidrap-Enrekang Normal, Soppeng Justru Dihantui Antrean Panjang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Watansoppeng, Centerinvestigasi.id — Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik. Hasil pantauan tim Media Centerinvestigasi.id menunjukkan adanya perbedaan mencolok kondisi distribusi BBM di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.
Pada Kamis (09/04), tim melakukan pemantauan langsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Enrekang.

Hasilnya, distribusi BBM di kedua wilayah tersebut terpantau dalam kondisi normal tanpa adanya antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Example 300×600

Sedikitnya tiga SPBU di Sidrap yang dipantau menunjukkan aktivitas pengisian berjalan lancar.

Kendaraan keluar-masuk tanpa hambatan berarti, dan tidak terlihat adanya penumpukan antrean.

Hal serupa juga ditemukan di Kabupaten Enrekang. Satu SPBU yang menjadi titik pantauan berada dalam kondisi stabil, tanpa gejala kelangkaan maupun kepanikan masyarakat.

“Sampai hari ini masih normal, tidak ada antrean panjang. Kami juga tidak kesulitan mendapatkan BBM,” ujar salah seorang warga di Sidrap.
“Kondisinya aman, pengisian berjalan lancar seperti biasa. Tidak ada kepanikan di masyarakat,” tambah warga di Enrekang.

Namun kondisi berbeda justru terjadi di Kabupaten Soppeng.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan kerap terjadi di sejumlah SPBU, salah satunya di SPBU Lalabata.

Seorang warga mengaku harus menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk mendapatkan BBM jenis Pertamax.

“Saya harus antre kurang lebih satu jam untuk bisa mengisi BBM. Waktu itu saya beli Pertamax,” ungkapnya.
Perbedaan kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Mengapa distribusi BBM di Sidrap dan Enrekang terpantau normal, sementara di Soppeng justru terjadi antrean panjang?
Situasi ini memicu dugaan adanya persoalan dalam sistem distribusi, pengawasan, maupun potensi praktik yang tidak transparan di tingkat lapangan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk pengelola SPBU maupun pihak Pertamina.

Media Centerinvestigasi.id menilai, perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap distribusi BBM di wilayah Soppeng guna memastikan tidak terjadi ketimpangan yang merugikan masyarakat.

Selain itu, instansi terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.

Media Centerinvestigasi.id akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut terkait persoalan ini.

Pewarta : Tim
Editor : Min

Example 300250
Example 120x600
Example 300×600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *