BARRU, Centerinvestigasi.id — Sebanyak 84 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Al Gazali Barru resmi meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Kelulusan ini ditandai lewat prosesi Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Kampus STAI Al Gazali Barru, Selasa (8/9/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan haru tersebut menjadi pendorong awal bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia pengabdian masyarakat dan dunia kerja profesional.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Senat STAI Al Gazali Barru, Ketua STAI Al Gazali Barru Dr. Muhaemin, S.Sy., M.Sos., Ketua Kaprodi PAI Irwan, S.Pd.I., M.A., serta jajaran civitas akademika seperti Drs. H. Burhanuddin B., M.A., Darmawati, S.Pd.I., M.Pd., Drs. H. Mustafa Hamid, M.A., dan Imran Saputra, S.Pd., M.Pd.
Pesan Menyentuh Ketua STAI
Suasana haru menyelimuti ruangan saat Ketua STAI Al Gazali Barru, Dr. Muhaemin, memberikan arahan serta pesan akademik. Ia mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang telah melewati berbagai keterbatasan dan tantangan selama masa perkuliahan.
Dalam arahannya, Muhaemin memberikan penguatan mental agar para sarjana baru tidak mudah putus asa menghadapi dinamika kehidupan pascakampus.
“Kita boleh lelah, kita boleh istirahat, tetapi kita tidak boleh menyerah,” tegas Muhaemin di hadapan para peserta yudisium.
Ia menekankan bahwa keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah titik akhir, melainkan modal awal untuk melangkah ke perjuangan yang lebih besar.
Gelar Akademik Sebagai Amanah
Muhaemin menambahkan, gelar S.Pd. yang disandang oleh 84 lulusan ini mengandung tanggung jawab moral. Sebagai alumni Pendidikan Agama Islam, mereka dituntut mampu berkontribusi aktif dalam dunia pendidikan, dakwah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan berbasis nilai keislaman.
Rangkaian acara yudisium dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa, dilanjutkan sesi apresiasi kepada para dosen dan orang tua.
Seluruh prosesi ditutup secara khusyuk melalui doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Senat STAI Al Gazali Barru. Penutupan ini menandai resminya fase baru bagi 84 lulusan untuk membuktikan ilmu mereka di tengah masyarakat. (Red)




















