WAJO, CenterInvestigasi.id — Dampak musim kemarau terhadap kebutuhan air bersih mendorong tim gabungan di Kabupaten Wajo melakukan pendistribusian air kepada masyarakat di sejumlah wilayah, Sabtu (12/9/2026).
Pendistribusian tersebut merupakan rangkaian hari ketiga kegiatan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Sebanyak 35 ribu liter air bersih disalurkan ke tujuh titik di Kecamatan Pammana dan Kecamatan Tempe.
Di Kecamatan Pammana, distribusi air bersih menyasar Desa Lempa, Desa Lapaukke, Desa Lagosi, dan Desa Simpursia. Sementara di Kecamatan Tempe, distribusi dilakukan di Kelurahan Wiringpalanae, Kelurahan Watallipue, dan Kelurahan Mattirotappareng.
Berdasarkan data sasaran dalam pelaksanaan kegiatan, penerima distribusi tersebar pada 309 rumah dengan 387 kepala keluarga dan 1.182 jiwa.
Distribusi dimulai sekitar pukul 09.00 WITA di Desa Lempa dengan 5.000 liter air bersih. Sekitar pukul 09.36 WITA, tim melanjutkan penyaluran ke Desa Lapaukke dengan jumlah yang sama.
Selanjutnya, sekitar pukul 10.24 WITA, distribusi dilakukan di Desa Lagosi dan dilanjutkan ke Desa Simpursia pada pukul 11.15 WITA. Setelah istirahat, salat, dan makan di posko, tim kembali bergerak menuju wilayah Kecamatan Tempe.
Sekitar pukul 13.15 WITA, penyaluran dilakukan di Kelurahan Wiringpalanae, kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Watallipue pada pukul 14.05 WITA. Titik terakhir distribusi berada di Kelurahan Mattirotappareng sekitar pukul 14.55 WITA.
Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan satu unit kendaraan Water Canon Batalyon C Pelopor, dua unit mobil tangki PDAM Kabupaten Wajo, serta satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Wajo.
Kegiatan melibatkan personel dari Batalyon C Pelopor, BPBD Kabupaten Wajo, Kodim 1406/Wajo, Polres Wajo, PMI Kabupaten Wajo, Damkar Kabupaten Wajo, Satpol PP Kabupaten Wajo, dan PDAM Kabupaten Wajo.
Sebelum pelaksanaan distribusi, personel mengikuti apel pagi yang dipimpin Ipda Talib selaku Danton 3 Ki 4 Yon C Pelopor. Apel dilaksanakan sekitar pukul 08.14 WITA sebagai persiapan sebelum menuju lokasi pendistribusian.
Dari tujuh lokasi tersebut, masing-masing mendapatkan alokasi air sebanyak 5.000 liter. Penyaluran dilakukan menggunakan armada dari unsur yang terlibat sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.
Berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan lancar. Masyarakat di lokasi penerima juga menyambut baik bantuan air bersih tersebut.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 16.05 WITA. Selama pelaksanaan, situasi dilaporkan tetap kondusif.




















