PANGKEP, CENTERINVESTIGASI.ID – Kamis, 5 November 2026. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keluarga yang telah meninggal dunia ditunjukkan masyarakat Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bulu Jangkoleng, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Sejak pukul 07.40 WITA, Kamis pagi, sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi kawasan pekuburan untuk melaksanakan gotong royong pemasangan batu nisan. Dengan penuh kebersamaan, mereka secara sukarela mengerjakan pemasangan serta penataan makam keluarga dan leluhur.
Namun, di balik semangat gotong royong tersebut, terdapat persoalan yang kembali dirasakan masyarakat, yakni akses jalan menuju kawasan pekuburan yang dinilai belum memadai.
Kondisi jalan yang rusak dan berlubang menjadi kendala bagi warga maupun kendaraan yang hendak menuju lokasi. Akibatnya, material seperti batu, semen, dan perlengkapan pemasangan batu nisan harus diangkut secara manual karena kendaraan tidak dapat menjangkau kawasan pekuburan dengan mudah.
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa kegiatan gotong royong sebenarnya dapat berlangsung lebih ringan apabila didukung akses jalan yang layak.
“Kami tidak meminta jalan yang mewah. Kami hanya berharap ada akses yang bisa dilalui kendaraan agar masyarakat tidak lagi kesulitan membawa material ketika ada kegiatan di pekuburan,” ungkapnya.
Keluhan tersebut bukan semata-mata persoalan kenyamanan perjalanan. Akses menuju pekuburan juga berkaitan dengan kebutuhan sosial masyarakat, termasuk ketika warga hendak mengunjungi makam keluarga, melaksanakan kegiatan pemakaman, maupun melakukan perawatan makam.
Warga berharap pemerintah desa dan pemerintah daerah dapat melihat kondisi tersebut sebagai salah satu kebutuhan infrastruktur yang patut dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan.
Perbaikan akses jalan tidak harus langsung dilakukan secara besar-besaran. Penanganan bertahap sesuai kondisi lapangan dan kemampuan anggaran dinilai dapat menjadi langkah awal untuk membantu mengurangi kesulitan masyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Tabo-Tabo merupakan gambaran kuatnya kepedulian sosial di tengah keterbatasan fasilitas. Namun, semangat masyarakat juga perlu mendapat perhatian melalui dukungan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Catatan Redaksi:
Aspirasi warga ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait. Pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan dapat meninjau langsung kondisi akses jalan menuju kawasan pekuburan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan dicarikan solusi sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran.




















