Watampone, Centerinvestigasi.id – 16 Juni 2025
Di tengah gencarnya program pemerintah pusat maupun daerah dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem, masih saja ada warga yang luput dari perhatian. Salah satunya adalah keluarga miskin di Kelurahan Tana Batue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Keluarga ini dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai keluarga “Cacak”, yang berarti buta dalam bahasa Bugis. Salah satu anggota keluarga mengalami kebutaan dan hidup dalam keterbatasan ekonomi yang sangat parah. Ironisnya, hingga kini mereka belum pernah tersentuh bantuan sosial apa pun dari pemerintah, baik berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), sembako, maupun program rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Warga setempat mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam terhadap nasib keluarga tersebut. “Kami hanya bisa membantu sebisanya. Tapi seharusnya negara hadir untuk warga seperti ini,” ujar salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut penelusuran Media Center Investigasi, kondisi rumah keluarga ini jauh dari layak huni. Atap bocor, dinding dari anyaman bambu yang sudah rapuh, dan lantai tanah menjadi gambaran nyata kemiskinan yang masih mendera sebagian warga Bone.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap validitas data penerima bantuan sosial yang digunakan pemerintah daerah. Apakah sistem pendataan dan verifikasi di tingkat kelurahan dan kecamatan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan?
Media Center Investigasi meminta kepada instansi terkait, mulai dari Dinas Sosial Kabupaten Bone hingga pihak kelurahan setempat, untuk segera melakukan pendataan ulang dan memberikan perhatian khusus terhadap keluarga tersebut. Kemanusiaan seharusnya menjadi dasar utama dalam menyalurkan bantuan sosial, bukan kedekatan politik atau birokrasi semata.
Kami juga mengajak lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemanusiaan, dan tokoh masyarakat untuk ikut serta membantu serta mendorong pemerintah bertindak cepat dan tepat.
“Ketika negara abai, suara rakyat harus menggema lebih lantang,” — itulah semangat yang akan terus kami gaungkan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan jurnalisme yang berpihak pada keadilan.
Redaksi – Centerinvestigasi.id



















